Dark/Light Mode

Perkuat Ketahanan Digital

Pandi Gelar ID-RES Dan Ajak Masyarakat Gunakan Domain BIZ.ID

Jumat, 26 Agustus 2022 11:41 WIB
Konferensi dan Expo Ketahanan Digital (ID-RES) pada tanggal 24-25 Agustus 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta. (Foto: Istimewa)
Konferensi dan Expo Ketahanan Digital (ID-RES) pada tanggal 24-25 Agustus 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan digital di Indonesia dengan menggelar kegiatan Konferensi dan Expo Ketahanan Digital (ID-RES) pada tanggal 24-25 Agustus 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta secara hybrid (online dan offline).

Kegiatan ini bertema “Mewujudkan Ketahanan Digital dan Kedaulatan Internet Indonesia”. PANDI mengundang lebih dari 30 pembicara yang ahli di bidang digital serta mengundang para pemangku kepentingan dalam tata kelola internet seperti pemerintahan, pelaku bisnis, mahasiswa, registrar dan para pelaku UMKM dalam kegiatan ID-RES ini. Dalam kegiatan ID-RES ini, PANDI juga mengajak masyarakat khususnya para pelaku UMKM untuk menggunakan domain biz.id.

“Kegiatan ID-RES ini mengangkat tema ketahanan digital yang sangat penting bagi kita semua dan merupakan salah satu upaya dalam peningkatan pemanfaatan Teknologi Informasi,” tutur Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (26/8).

Lebih lanjut, Yudho menjelaskan bahwa di era digitalisasi dan globalisasi ini ketahanan digital merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga bersama-sama oleh seluruh elemen Pemerintah dan masyarakat tanpa terkecuali.

Baca juga : Antisipasi Penurunan Antibodi Masyarakat, Maksimalkan Program Vaksinasi

“Kita semua harus berkolaborasi untuk mewujudkan ketahanan digital ini, mari kita semua berkolaborasi untuk peningkatan ketahanan digital yang tentunya hal ini tidak lepas dari peran serta seluruh pihak mulai dari Pemerintah, akademisi, praktisi, mahasiswa, dan masyarakat umum,” jelas Yudho.

Kepala Pusat Informasi dan Pengolahan Data (PUSINFOLAHTA) TNI, Brigjen TNI Iwan Sumantri menekankan tentang pentingnya ketahanan digital.

“Pertahanan saat ini bukan hanya sekedar tentang pertahanan teritori, namun juga sudah mencakup pertahanan di dunia digital, TNI juga turut berperan dalam mewujudkan ketahanan digital dengan memberikan rasa aman dari para pengguna internet dari segala bentuk ancaman,” terang Brijen TNI Iwan Sumantri.

Plt. Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika, Kemenkominfo, Teguh Arifiadi menerangkan, semua harus bersama-sama berupaya untuk meningkatkan ketahanan digital.

Baca juga : Komunitas Warteg Dan Pedagang Pasar Di Jakarta Gaungkan Ganjar Presiden 2024

“Salah satu bentuk usaha untuk meningkatkan ketahanan digital dari Kemenkominfo yaitu adanya kewajiban pendaftaran PSE bagi setiap penyelenggara internet dan pencanangan RUU perlindungan data pribadi, hal ini merupakan salah satu tugas pemerintah khususnya Kemenkominfo untuk membentuk ketahanan digital yang aman bagi kita semua,” tutur Teguh Arifiadi.

Direktur Keamanan Siber dan Sandi TIK, Media dan Transportasi, BSSN, Retno Artinah Suryandari menerangkan bahwa di tahun ini tingkat kebocoran data semakin meningkat.

“Tingkat kebocoran data saat ini semakin meningkat, oleh karena itu diperlukan peningkatan kesadaran di masyarakat akan bahaya kebocoran data serta peningkatan keamanan dan regulasi dari pemerintah,” jelas Dra. Retno Artinah Suryandari.

Sebagai informasi, kegiatan ID-RES ini digelar selama 2 hari pada tanggal 24-25 Agustus 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta dan terdiri dari konferensi yang diisi oleh para narasumber ahli dan expo yang diikuti oleh para pelaku UMKM serta berbagai lomba/kompetisi.

Baca juga : Pemerintah Tegaskan Libatkan Masyarakat Susun RKUHP

“ID-RES ini diisi oleh berbagai konferensi/talkshow dengan topik menarik terkait dunia digital, launching PANDI Institute, penjurian finalis lomba Hackhathon PANDI dan penampilan Stand Up Comedy dari komika ternama,” jelas Kepala Operator Registri PANDI, Dwi Widiastuti.

Dwi Widiastuti juga mengajak masyarakat khususnya para pelaku UMKM untuk menggunakan domain biz.id dan memberi masukkan kepada PANDI dalam hal tata kelola domain. “Saat ini pengguna domain biz.id masih sangat rendah, oleh karena itu kami mengajak masyarakat khususnya para pelaku UMKM untuk menggunakan domain biz.id untuk mempromosikan produk-produknya. Selain itu, kami juga mengajak masyarakat untuk memberi masukkan dalam pengembangan tata kelola domain Indonesia melalui situs resmi www.pandi.id atau email ke [email protected],” lanjut Dwi Widiastuti.

“Harapannya dengan adanya kegiatan ID-RES dan masukkan dari publik dalam kegiatan ini, kita semua dapat bersama-sama mengembangkan dunia digital di Indonesia agar dapat memberikan lebih banyak manfaat positif bagi para penggunanya sehingga kedaulatan internet di Indonesia dapat bersama-sama kita raih,” tutup Dwi Widiastuti.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.