Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
“Sementara negara boros pengeluaran untuk bangun yang tak penting,” ungkapnya.
Akun @soo_jihan mengajak publik turun ke jalan menolak kenaikan harga BBM. Dia menegaskan, kenaikan harga BBM dapat menyebabkan naiknya harga bahan pangan secara signifikan. “Ayo tolak kenaikan harga BBM bersubsidi,” ajaknya.
Baca juga : Harga BBM Subsidi Naik, Program Bansos Bisa Diberikan Selama 4 Bulan
“Pemerintah sudah nggak asyik lagi, kenaikan harga BBM sensitif sekali karena berimbas ke sektor lainnya, seperti kenaikan harga bahan pokok dan transportasi,” tutur @rasssenja.
Akun @Auvaufaryn tidak masalah jika harga BBM naik. Asalkan, pendapatan atau gaji ikutan naik. Soalnya, Pertamax naik saja terasa banget buat mahasiswa. Biasanya, isi tangki motor tidak sampai Rp 100 ribu, sekarang Rp 150 ribu.
Baca juga : Jokowi: Jangan Sampai Daya Beli Rakyat Turun
“Kalau harga BBM naik, nanti harga bahan pokok bakal naik lagi. Apa nggak kasihan sama ibu rumah tangga,” ujar @taehyungtsel.
Sementara, @nchlsmnrng mengatakan, Pemerintah tidak layak disalahkan jika harga BBM naik. Karena, harga BBM mengikuti harga minyak dunia. Siapa pun presiden Indonesia, tidak akan mampu melawan harga minyak dunia yang dikendalikan pasar.
Baca juga : Kamis, Sambo Hadapi Sidang Etik Propam
“Harga BBM bakalan naik, Pemerintah usahakan bahan pangan tidak mahal,” ungkap @Nonah82844099.
Akun @CahAngo45022699 mengungkapkan, Kementerian Perdagangan atau Kemendag menyiapkan tiga program untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM terhadap harga pangan. Yakni tol laut, jembatan udara, sama gerai maritim. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya