Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei Warna Institute

Simulasi 3 Dan 4 Pasangan Capres, Airlangga Selalu Unggul

Rabu, 31 Agustus 2022 20:13 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Lembaga survei Warna Institute melakukan jajak pendapat terkait calon presiden 2024 yang diidamkan masyarakat. Hasilnya, masyarakat jengah dan bosan dengan pemimpin bangsa yang cenderung berwibawa menjaga sikapnya dengan publik.

Hal ini tergambar dari jawaban 15,2 persen responden yang hanya menginginkan presiden dengan sosok berwibawa dan menjaga sikap pada publik.

Begitu juga dengan Sosok yang merakyat, dekat dengan masyarakat, dan memiliki penampilan seperti masyarakat kecil pada umumnya hanya diinginkan oleh sebanyak 20,2 persen responden.

Berita Terkait : Kedekatan Golkar Dan PSI Bakal Untungkan Pencapresan Airlangga

Sedangkan yang paling banyak diidamkan oleh 57,4 persen masyarakat adalah sosok presiden yang dari kinerja yang dihasilkan selama menjabat menjadi pejabat negara.

"Benar-benar dirasakan dan memengaruhi peningkatan kualitas kehidupan keluarga masyarakat, dan yang tidak menjawab sebanyak 7,2 persen," kata Direktur Eksekutif Warna Institut Rinjani Dwi Harini, dalam keterangan persnya, Rabu (31/8).

Tak hanya itu, jajak pendapat ini juga dilakukan pengukuran preferensi masyarakat terhadap tokoh-tokoh potensial yang akan dilirik partai politik untuk dicapreskan. Keseluruhan kandidatnya merupakan pejabat negara.

Berita Terkait : PSI Benarkan Giring Akan Temui Airlangga Malam Ini

"Hasilnya Airlangga Hartarto dinilai sebagai tokoh bakal capres yang kebijakannya dan programnya banyak membantu masyarakat di saat masyarakat kesulitan ekonomi akibat dampak Covid-19, dan penanggulang Covid-19. Hal ini tercermin dari 79,4 persen jawaban respoden," sambung Dwi.

Kemudian, dari hasil simulasi tokoh-tokoh jika dipasangkan sebagai capres dan cawapres , didapati dari hasil survei pasangan Airlangga Hartarto-Ganjar Pranowo menjadi pasangan yang paling banyak dipilih. Dengan tingkat keterpilihan 40,8 persen.

Kemudian di urutan kedua pasangan Prabowo Subianto-Muhaimin Iskandar dipilih sebanyak 20,1 persen. Pasangan Anies Baswedan-Puan Maharani dipilih sebanyak 16,2 persen dan yang tidak memilih sebanyak 22,9 persen.

Berita Terkait : Start Dari Paloh, Puan Cari Teman Sekubu

Sedangkan hasil simulasi tiga pasangan capres yaitu Airlangga Hartarto-Anies Baswedan kemudian Prabowo Subianto-Andika Perkasa serta Ganjar Pranowo-Puan Maharani, hasil survei menunjukan preferensi publik terhadap nomor satu mengungguli rival-rivalnya.

"Pasangan Airlangga Hartarto-Anies Baswedan dipilih sebanyak 32,4 persen responden, lalu Prabowo Subianto-Andika Perkasa dipilih sebanyak 31,1 persen dan Ganjar Pranowo-Puan Maharani 20,3 persen sementara yang tidak memilih sebanyak 16,2 persen," tutur dia.

Adapun hasil survei ini mengunakan metode multistage random sampling yang didasarkan pada jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 di 408 kabupaten/kota. Penelitian dimulai dari tanggal 12-24 Agustus 2022. Hasil survei ini memiliki tingkat Kepercayaan 95 persen dengan Margin of Error sebesar kurang lebih 2,09 persen. ■