Dewan Pers

Dark/Light Mode

Survei Capres 2024, Airlangga Lewati Prabowo Dan Puan

Minggu, 4 September 2022 21:37 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Timur Barat Research Center (TBRC) melakukan survei simulasi calon presiden yang terdiri dari empat pasangan.

Yaitu Airlangga Hartarto-Anies Baswedan, Prabowo Subianto-Agus Harimurti Yudhoyono, Andika Perkasa-Tito Karnavian, dan Ganjar Pranowo-Puan Maharani.

Hasilnya, pasangan Airlangga-Anies mengungguli tiga pasangan lainnya. Dengan pertanyaan secara tertutup kepada 2.400 respoden, Airlangga-Anies dipilih sebanyak 26,3 persen. Prabowo-AHY 23,6 persen, Ganjar-Puan 20,7 persen, dan Andika-Tito 17,3 persen.

Berita Terkait : Ini Yang Akan Dibahas Puan Saat Ketemu Airlangga Dan Prabowo

Direktur Eksekutive TBRC Johanes Romeo mengatakan, keunggulan Airlangga-Anies berkat dukungan solid dari partai Koalisi Indonesia Hebat (KIB). Sedangkan Prabowo-AHY diusung Gerindra dan Demokrat. Sementara Andika-Tito gabungan partai NasDem, PKS, dan PKB.

"PDI Perjuangan maju sendiri. Jagoannya Ganjar-Puan," kata Romeo, dalam keterangannya yang diterima wartawan, Minggu (4/9).

Menurutnya, KIB punya peran sentral dalam mengusung capres-cawapres. Sosok yang diusung Golkar, PPP, dan PAN selalu mendapat elektabilitas tinggi.

Berita Terkait : Sandi Diledek Orang-orang Prabowo

"Baik empat atau tiga pasangan capres yang menempatkan Airlangga capresnya, dan didukung KIB, elektabilitasnya selalu unggul," ucap dia.

Selain itu, hingga kini masyarakat masih menginginkan presiden dan wakil presiden dari kalangan sipil. Hal itu ditandai dari tingginya elektabilitas capres dari kalangan sipil.

"Sebanyak 39,5 persen menginginkan tokoh dari kalangan sipil, dan sebanyak 37,7 persen dari kalangan militer, selebihnya 22,8 tidak menjawab," tukas dia.

Berita Terkait : Muzani: Capres Gerindra Tunggal, Prabowo Subianto!

Diketahui, sampel hasil survei TBRC divalidasi dengan membandingkan komposisi demografi sampel dan populasi hasil sensus BPS 2020.

Demografi tersebut meliputi, provinsi, gender, desa-kota, umur, etnis, dan agama. Bila ada perbedaan signifikan antara demografi sampel dan populasi, maka dilakukan pembobotan data sedemikian rupa, sehingga komposisi demografi sampel menjadi proporsional terhadap populasi.

Margin of error dalam survei ini sebesar kurang lebih 2.01 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persenn. Survei dilakukan pada 12-28 Agustus 2022. ■