Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Vaksin Meningitis Langka, Wapres: Jangan Sampai Umrah Terkendala
Jumat, 30 September 2022 17:36 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - September 2022 ini, ketersediaan vaksin meningitis di beberapa wilayah di Indonesia menipis. Hal tersebut disebabkan produsen yang bekerja sama tidak dapat memenuhi kebutuhan vaksin, sementara vaksin meningitis diperlukan sebagai syarat bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah umrah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menekankan perlunya upaya memenuhi vaksin meningitis bagi masyarakat.
Baca juga : Penyesuaian Tarif Angkutan Penyeberangan Belum Sesuai Harapan Pengusaha
“Kita harus menyiapkan (vaksin) meningitis itu sesuai dengan kebutuhan,” ucap Wapres, usai menghadiri acara Napak Tilas dan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-Sarbumusi), di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (30/9), seperti dikutip wapresri.go.id.
Menurut Wapres, perlu ada pengecekan kembali mengenai aturan vaksin meningitis. Ia menyampaikan akan membicarakan ketersediaan vaksin meningitis ini kepada pihak yang terkait.
Baca juga : Banyak Aduan Masyarakat Karena Putusan Tidak Adil
“Harus jelas apakah kewajiban itu masih ada. Kalau tidak ada, tidak masalah. Tapi, kalau masih ada, maka kita harus mengadakan. Saya kira nanti itu nanti kita akan bicarakan,” ucap Wapres.
Lebih jauh, Wapres menekankan pentingnya masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mempersiapkan segala kebutuhan untuk ibadah umrah. Tidak terkecuali ketersediaan vaksin meningitis tersebut.
Baca juga : Transaksi Digital Bank Muamalat Capai 90 Persen
“Jangan sampai orang umrah terkendala oleh karena tidak ada meningitis ini. Nanti kita akan cek lagi kenapa,” tambahnya.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya