Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mohon Jokowi Tidak Didorong Lakukan Reshuffle
Plate Kuatir Diganti Ya?
Jumat, 21 Oktober 2022 06:50 WIB
Sebelumnya
Tapi Paloh memastikan bahwa partainya tetap komit berjalan bersama Joko Widodo dan Ma’ruf Amin hingga jabatannya usai pada 2024 mendatang. Meskipun akunya ada yang mendesak presiden Jokowi agar mengeluarkan partainya dari koalisi pemerintah usai NasDem mencapreskan Anies.
“Itu yang kita hadapi. Tapi apakah memang sikap dan komitmen kita roboh? Saya katakan tidak pernah roboh,” kata Surya di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Senin (17/10) lalu.
Baca juga : Wamen Tiko Dorong BUMN Manfaatkan Tren Digitalisasi
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin memperkirakan, jika Jokowi jadi menggeser menteri-menteri NasDem dari kabinet, itu sama saja denhan membuka front permusuhan dengan NasDem.
“Meskipun pak Surya Paloh mengatakan walaupun diganti dan menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi, tetap saja itu membuka front permusuhan dengan NasDem,” kata Ujang ketika dikonfirmasi.
Baca juga : Kominfo Dorong Pelaku Usaha Sulap Medsos Jadi Lapak Dagang
Padahal melihat kondisi global yang sangat menantang saat ini, seperti resesi, inflasi dan lainnya, soliditas antar partai pendukung dibutuhkan. “Karena itu bukan butuh keretakan, bukan konflik. Tapi butuh soliditas dan konsolidasi dengan partai-partai pendukung pemerintahannya,” nilainya.
Karena itu, ia menyarankan agar Jokowi berhitung betul soal untung-ruginya membangun permusuhan dengan NasDem. Apalagi jika capres yang diusungnya kelak menang di Pilpres 2024. Jokowi sebutnya, bisa saja dikerjai.
Baca juga : Soal BLT, Jokowi Minta Cepat Disalurkan Dan Tepat Sasaran
NasDem juga ikut menanggung rugi. Karena bisa kehilangan separuh napasnya, jika menteri-menteri NasDem dicopot dari kabinet. Sehingga NasDem tak lagi bisa gaspol. “Meskipun mungkin NasDem punya cara lain,” yakinnya.
Soal soliditas antar parpol koalisi pendukung pemerintah, nilai Ujang akan sulit akan sulit tercapai di tahun-tahun politik jelang 2024. Karena semua partai akan saling berkompetisi, baik dalam memenangkan Pileg, Pilkada maupun Pilpres. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya