Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diduga Untuk Beli Senjata Dan Amunisi
Heran Deh, Bisa-bisanya Dana Desa Mengalir Ke KKB Papua
Sabtu, 12 November 2022 06:35 WIB
Sebelumnya
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Haris Tahir mengaku telah menerima dan menindaklanjuti surat dari Kapolres Teluk Bintuni terkait permintaan pemblokiran rekening tiga kampung di Distrik Moskona Barat dan Moskona Selatan. “Iya, sudah ditindaklanjuti,” kata dia.
Terdapat tiga kampung yang masuk dalam permintaan tersebut berdasarkan surat bernomor B/278/X/RES.1.24/2022/Sat Reskrim, tanggal 7 Oktober 2022 perihal permintaan pemblokiran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Yakni Kampung Majic, Kampung Meyah Distrik Moskona Barat, dan Kampung Inggof Distrik Moskona Selatan.
Dia mengungkapkan, pemblokiran rekening sudah dilakukan satu bulan sejak surat dari Kapolres diterima pada tanggal 7 Oktober. Meski demikian, Tahir mengaku bahwa pemblokiran rekening itu tidak termasuk gaji.
Baca juga : Sandiaga Siap Ciptakan Lebih Banyak Lapangan Kerja Baru
Akun @dityaTR menduga aliran dana desa ke KKB terjadi karena lemahnya pengawasan Pemda. Sangat disayangkan, dana desa untuk kesejahteraan masyarakat justru digunakan untuk kegiatan teroris.
“Miris banget yah. Seharusnya dana desa ini diperlukan untuk kepentingan masyarakat desa di sana tapi malah dirampas oleh KKB,” ujar @Dadang_suryana5.
Akun @RaniNi mendesak Pemerintah menghentikan aliran dana desa di sana. Kata dia, dana desa yang seharusnya untuk desa dan masyarakat Indonesia di Papua, malah mengalir ke pemberontak.
Baca juga : Teddy Gusnaidi Heran Dengan LSM Dan Parpol Yang Gagal Paham
“Kapan majunya, desa-desa di sana jika oknum berhubungan dengan pemberontak, sekalian saja hapus. Kagak maju-maju tapi anggaran gede,” katanya.
Akun @DionisioTerrero mengungkapkan, kabar dana desa mengalir ke KKB sudah berlangsung lama. Dia heran kenapa baru geger sekarang. Seharusnya, dana desa diawasi dan jangan salah sasaran.
“Sudah terjadi lama kenapa baru sekarang ditindak, teroris KKB pasti didukung sebagian oknum pejabat daerah makanya bisa bertahan begitu lama,” ungkap @BataraGuru.
Baca juga : Fadel Laporkan LaNyalla Ke BK DPD
“Mudah-mudahan bukan disengaja hanya buat habiskan anggaran. NKRI harga mati,” ujar @dedirekayasa. “Usul, daripada mengalir ke KKB, lebih baik dana itu dialihkan untuk TNI-Polri dan keluarganya,” sambung @CikKutra. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya