Dark/Light Mode

Tahun Depan Dipastikan Naik

Wajar UMR Naik, Rakyat Sudah Menderita Akibat Kenaikan BBM

Jumat, 18 November 2022 06:35 WIB
Ilustrasi UMR. (Foto: Istimewa).
Ilustrasi UMR. (Foto: Istimewa).

 Sebelumnya 
“Berdasarkan data BPS, ekonomi Indonesia kuartal III-2022 terhadap kuartal III-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 5,72 persen. Hal ini yang membuat pe­merintah memutuskan akan menaikkan UMP 2023,” kata @Yendria95.

Akun @Jemyrengge menyambung. Dia bilang gambaran UMP 2023 dengan besa­ran usulan kenaikan berkisar 5,60 persen atau sekitar 259 ribu. Namun, kata dia, naik turunnya besaran UMP masih akan bergulir dan dikoordinasikan bersama para stakeholder.

“Bahan pokok termasuk pangan dan papan saja sudah naik lebih dari 10 persen, tapi UMR naiknya cuma seiprit nggak sampai 5 persen,” kata @Coretanditoilet.

Baca juga : Biden Tamu Paling Ribet

Akun @Fathur325 berharap kenaikan UMR tahun 2023 bisa mencapai 10 persen. Dengan begitu, kata dia, masyarakat bisa sejahtera dalam ekonomi dan keadilan sosial. “Di era Pemerintah saat ini besaran UMR-nya merugikan masyarakat,” katanya.

Akun @Velz mengakui UMR Indonesia sangat rendah dan jauh dari kata layak seben­ernya. Padahal, kata @Sugeng, bangsa yang maju tidak ada yang bergaji kecil.

“Curiga berita badai PHK belakangan ini sengaja dibesar-besarkan, semacam bentuk tekanan terhadap Pemerintah, supaya penetapan UMR tahun 2023 naiknya tidak tinggi banget,” imbuh @dimasakbarz.

Baca juga : Rakyat Merdeka Media Peduli Kesehatan 2022

Meski UMR naik, kata @Merseysideliv, harga-harga barang pokok juga naik gila-gilaan. Sehingga, kata dia, kenaikan honor para Pegawai tidak akan meningkatkan daya beli masyarakat.

Sementara, @Agus_Tresna tidak sepa­kat dengan tuntutan buruh. Dia mengin­gatkan, bila gaji karyawan gede semua, nanti pasti banyak perusahaan atau pabrik yang tutup.

“Pengusaha tidak mau ada kenaikan UMR karena mereka merasa keberatan dengan kondisi ekonomi saat ini,” kata @Eddy_Hariyanto.

Baca juga : Ingat...Gunakan Jabatan Untuk Menebar Kebaikan

Akun @Didi_pareira heran dengan masyarakat Indonesia. Kata dia, di saat Pemerintah sedang mendorong investasi besar-besaran, buruh malahan minta gaji tinggi. [TIF]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.