Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Romantisme Citarum Dan Kenangan Bersama Letjen Yogo Triyono
Sabtu, 19 November 2022 12:52 WIB
Sebelumnya
Kopi Puntang
Usai acara itulah Doni Monardo bernostalgia. Bersama sejumlah purnawirawan TNI-AD yang terhimpun dalam PPAD Jabar menyempatkan diri minum kopi. Sebelum berangkat, Doni menunjukkan foto dan artikel kenangan saat ngopi bersama Presiden Jokowi tanggal 4 Desember 2017 di Kopi Sejiwa, Jl Progo, Bandung.
Di hadapan Presiden Jokowi, Doni Monardo menyampaikan hal-ihwal tentang Sungai Citarum. Mulai dari status sebagai sungai terkotor di dunia hingga solusi yang ia tawarkan berupa program “Citarum Harum”.
Baca juga : Erwin Ramdani Belum Diizinkan Ikut Laga Persahabatan
"Bapak Presiden bertanya apa yang diperlukan untuk pemulihan Citarum, langsung saya jawab: Payung Hukum Bapak Presiden," kenang mantan Dan Paspampres itu.
Hadir, turut minum kopi dan menjadi saksi ketika itu, antara lain Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan (Aher), Menteri PUPR Basuki Hadimulyo, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menhub Budi Karya Sumadi, dan KSP Teten Masduki. Bak gayung bersambut, Jokowi merestui dan mendukung program itu. Doni lalu tancap gas.
Atas nama kenangan itu pula, usai acara di Citarum, kami meluncur ke kedai kopi itu. Sesampai di Kopi Sejiwa, salah satu menu yang dicari adalah “Kopi Puntang”.
Baca juga : Paramount Petals Luncurkan Hunian Berkonsep Modern Tropis
Kopi itu yang diseruput bersama Presiden Jokowi, dan ia ingin mengulangnya bersama para sahabat, termasuk Brigjen TNI Purn Yudi Zanibar, rekan seangkatan Doni Monardo (lichting 1985). Yudi adalah pelaku langsung Program Citarum Harum sebagai Dan Sektor 6 meliputi wilayah Kecamatan Bojong Soang dan Bale Endah.
Apa daya, menu “kopi puntang” habis. Saya seketika nyeletuk, kemungkinannya. Kopi puntang-nya laris manis, sehingga menjadi langka.” Mereka hanya bisa tertawa, lalu memesan kopi yang lain.
Kenangan Jumpa Letjen Yogo
Baca juga : Banten Mulai Canangkan Gerakan Makan Telur Cegah Stunting
Menutup catatan, terbersit satu kisah masa lampau bersama Dan Kodiklatad Letjen TNI Yogo Triyono. Saya mengenalnya tahun 2010 di Phom Penh, ibukota negara Kamboja. Saat itu, saya berada dalam rombongan Ketua Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla menghadiri acara Centrist Asia Pacific Democrat International (CAPDI).
CAPDI adalah organisasi yang beranggotakan pemimpin-pemimpin negara dan mantan pemimpin negara, tokoh masyarakat, kalangan eksekutif, legislatif dan akademisi terkemuka se-Asia Pasifik. Lebih dari 20 negara tergabung dalam CAPDI.
Dalam pertemuan di Phnom Penh Jusuf Kalla terpilih menjadi Ketua CAPDI (dan terpilih kembali periode berikutnya).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya