Dewan Pers

Dark/Light Mode

Ganjar Tetap Juara 1

Pemilih Prabowo Pindah ke Anies

Jumat, 2 Desember 2022 06:40 WIB
Prabowo-Ganjar-Anies. (Foto: Istimewa).
Prabowo-Ganjar-Anies. (Foto: Istimewa).

RM.id  Rakyat Merdeka - Elektabilitas Prabowo Subianto semakin gembos. Sebagian pemilihnya pindah ke Anies Baswedan. Posisi Prabowo, yang awalnya berada di peringkat dua, sudah digeser Anies. Sedangkan posisi nomor 1 tetap dipegang Ganjar Pranowo.

Peta ini tergambar dalam hasil survei terbaru yang dilakukan Indikator Politik Indonesia (IPI). Survei ini dilakukan pada periode 30 Oktober-5 November 2022. Survei melibatkan 1.220 responden dengan margin of error plus minus 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

"Anies naik tajam setelah NasDem deklarasi," kata Direktur Eksekutif IPI Burhanuddin Muhtadi, saat merilis temuan survei bertajuk "Pacuan Kuda Elektabilitas Bakal Capres dan Peta Elektoral Partai Pasca-Deklarasi" secara daring, kemarin.

Berita Terkait : Ganjar Teratas, Elektabilitas Anies Naik Setelah Dicapreskan, Prabowo Anjlok

Elektabilitas Anies unggul dari Prabowo dalam berbagai simulasi. Dalam simulasi 33 nama semi terbuka misalnya, elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta ini ini melesat jauh dari Prabowo. Anies 23,6 persen, Prabowo hanya 16,1 persen. Sedangkan Ganjar Pranowo di urutan pertama, membukukan elektabilitas 25,9 persen.

Rekam survei Indikator menunjukkan, tren pilihan semi terbuka tiga besar capres ini sangat dinamis. Prabowo, yang sejak periode survei 2020 selalu bertengger di urutan pertama, berhasil disalip Ganjar pada periode survei April 2022. Padahal, pada Februari 2020, Ganjar masih di urutan 3.

Ganjar yang berada di puncak sempat menembus elektabilitas tertinggi hingga 29 persen di Juni. Namun, di survei IPI teranyar menunjukkan tren penurunan, sebagaimana juga dialami Prabowo. Hanya Anies yang naik.

Berita Terkait : Gencarkan Medsos MPO, Golkar Sasar Pemilih Milenial

Naiknya dukungan Anies ternyata sebagian mengambil dukungan suara dari Prabowo. "Sebagian mengambil dari captive pemilih Pak Prabowo. Jadi, polanya Anies naik, Pak Prabowo turun," ujar Burhanuddin.

Kondisi yang sama terjadi di simulasi 19 nama semi terbuka. Urutan pertama tetap Ganjar (27 persen), disusul Anies (23,7 persen) dan Prabowo (16,3 persen).

Di simulasi 10 nama, IPI juga membuat perbandingan elektabilitas September dengan November. Atau sebelum dan sesudah deklarasi pencapresan Anies oleh NasDem.

Berita Terkait : Anies Masih Di Bawah Prabowo Dan Ganjar

Ganjar misalnya, dari 30,2 persen, turun menjadi 28,6 persen. Sedangkan Anies naik dari 18,2 persen menjadi 24,2 persen. Lalu, Prabowo dari 22,5 persen turun signifikan menjadi 17,9 persen.

Politisi Gerindra Fadli Zon tak terlalu ambil pusing melihat penurunan elektabilitas bosnya dalam survei ini. Menurutnya, survei itu hanya indikator, tidak bisa menjadi pegangan.
 Selanjutnya