Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Respons Subsidi Kendaraan Listrik
Mobil Esemka Cocok Disubsidi
Rabu, 7 Desember 2022 06:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - DPR mengusulkan agar Pemerintah memberikan subsidi untuk pembelian kendaraan listrik produk Esemka. Hal ini merespons rencana Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 6,5 juta bagi masyarakat yang membeli motor listrik.
Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto mengatakan, subsidi yang disalurkan akan bermanfaat bagi pengembangan industri otomotif dalam negeri. Kata dia, daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik buatan luar negeri, lebih baik Pemerintah mensubsidi pembelian mobil listrik Esemka.
“Itu barang bagus. Asli karya anak bangsa,” kata Mulyanto.
Politisi Fraksi PKS itu meminta Pemerintah untuk tidak melupakan keberadaan mobil Esemka. Soalnya, kata dia, mobil ini diperkenalkan dan dipromosikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Tak heran, bila dalam kondisi belum jadi saja sudah dipesan 60 ribu unit.
Baca juga : Subsidi Kendaraan Listrik Untuk Produk Lokal Saja
“Saya yakin masyarakat akan menyambut baik usul pemberian subsidi pembelian mobil listrik Esemka ini,” kata Mulyanto.
“Masyarakat akan berbondong-bondong memenuhi dealer-dealer penjualan mobil Esemka dimana pun berada. Dulu saja, tanpa ada subsidi, pesanannya sudah mencapai 60 ribu unit. Apalagi nanti kalau sudah diberi subsidi, saya perkirakan jumlah pesanannya bisa sampai tiga atau empat kali lipat,” seloroh Mulyanto.
Mulyanto menambahkan, subsidi pembelian mobil listrik Esemka akan berdampak baik pertumbuhan ekonomi nasional. Karena semakin banyak subsidi, semakin banyak orang yang pesan mobil Esemka. Selanjutnya makin banyak pula tenaga kerja yang terserap.
“Ini akan menjadi momentum kebangkitan industri otomotif nasional. Dan sebagai anak bangsa, kita semua pasti akan dukung. Malaysia dan Vietnam saja bakal ‘mental’ melihat perkembangan ini,” tuturnya.
Baca juga : Profesionalisme PSSI Jadi Kunci Pendorong Prestasi Sepak Bola Indonesia
Mulyanto menilai, program pemberian subsidi Rp 6,5 juta kepada masyarakat yang membeli motor listrik terlalu mengada-ngada. Pemberian subsidi motor listrik, menurutnya, hanya akan menguntungkan pihak pengusaha, sementara masyarakat kecil tidak mendapat keuntungan apa-apa.
“Daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik lebih baik Pemerintah fokus membangun ekosistem green energy. Termasuk mensubsidi penyediaan sarana dan prasarana umum berbasis green energy. Kalau subsidi pembelian motor dan mobil listrik hanya orang mampu yang bisa menikmati,” ujar Mulyanto.
Legislator Dapil Banten III itu menyampaikan, wacana subsidi tersebut tidak relevan dengan tujuan utama pemasyarakatan penggunaan green energy. Pemberian subsidi pembelian motor dan mobil listrik pada saat infrastrukturnya belum siap justru akan menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Sekurang-kurangnya akan menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Pemerintah bukannya mensubsidi masyarakat kecil malah mensubsidi kalangan mampu dan pengusaha. Ini kan ironis,” ujar Mulyanto.
Baca juga : Subsidi Kendaraan Listrik Belum Mendesak Banget
Untuk diketahui, pada awal Februari 2021 lalu, PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) tengah menjajaki pengembangan mobil listrik. Mobil listrik Esemka itu akan dibangun dari basis yang sudah ada, Esemka Bima.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya