Dark/Light Mode

Respons Subsidi Kendaraan Listrik

Mobil Esemka Cocok Disubsidi

Rabu, 7 Desember 2022 06:35 WIB
Mobil Esemka Garuda 1 saat dilakukan uji coba oleh Pusat Penerangan TNI AU beberapa waktu lalu. (Foto: Screenshots YouTube Ainaro Dm)
Mobil Esemka Garuda 1 saat dilakukan uji coba oleh Pusat Penerangan TNI AU beberapa waktu lalu. (Foto: Screenshots YouTube Ainaro Dm)

RM.id  Rakyat Merdeka - DPR mengusulkan agar Pemerintah memberikan subsidi untuk pem­belian kendaraan listrik produk Esemka. Hal ini merespons rencana Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 6,5 juta bagi masyarakat yang membeli motor listrik.

Anggota Komisi VII DPR, Mulyanto mengatakan, subsidi yang disalurkan akan bermanfaat bagi pengembangan industri otomotif dalam negeri. Kata dia, daripada mensubsidi pembelian motor dan mobil listrik buatan luar negeri, lebih baik Pemerintah mensubsidi pembelian mobil listrik Esemka.

“Itu barang bagus. Asli karya anak bangsa,” kata Mulyanto.

Politisi Fraksi PKS itu meminta Pemerintah untuk tidak melupakan keberadaan mobil Esemka. Soalnya, kata dia, mobil ini diperkenalkan dan dipromosi­kan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Tak heran, bila dalam kondisi belum jadi saja sudah dipesan 60 ribu unit.

Baca juga : Subsidi Kendaraan Listrik Untuk Produk Lokal Saja

“Saya yakin masyarakat akan menyambut baik usul pemberian subsidi pembelian mobil listrik Esemka ini,” kata Mulyanto.

“Masyarakat akan berbondong-bon­dong memenuhi dealer-dealer penjualan mobil Esemka dimana pun berada. Dulu saja, tanpa ada subsidi, pesanannya sudah mencapai 60 ribu unit. Apalagi nanti ka­lau sudah diberi subsidi, saya perkirakan jumlah pesanannya bisa sampai tiga atau empat kali lipat,” seloroh Mulyanto.

Mulyanto menambahkan, subsidi pembelian mobil listrik Esemka akan berdampak baik pertumbuhan ekonomi nasional. Karena semakin banyak subsidi, semakin banyak orang yang pesan mobil Esemka. Selanjutnya makin banyak pula tenaga kerja yang terserap.

“Ini akan menjadi momentum kebangki­tan industri otomotif nasional. Dan sebagai anak bangsa, kita semua pasti akan dukung. Malaysia dan Vietnam saja bakal ‘mental’ melihat perkembangan ini,” tuturnya.

Baca juga : Profesionalisme PSSI Jadi Kunci Pendorong Prestasi Sepak Bola Indonesia

Mulyanto menilai, program pemberian subsidi Rp 6,5 juta kepada masyarakat yang membeli motor listrik terlalu mengada-ngada. Pemberian subsidi motor listrik, menurutnya, hanya akan menguntungkan pihak pengusaha, se­mentara masyarakat kecil tidak mendapat keuntungan apa-apa.

“Daripada mensubsidi pembelian mo­tor dan mobil listrik lebih baik Pemerintah fokus membangun ekosistem green ener­gy. Termasuk mensubsidi penyediaan sa­rana dan prasarana umum berbasis green energy. Kalau subsidi pembelian motor dan mobil listrik hanya orang mampu yang bisa menikmati,” ujar Mulyanto.

Legislator Dapil Banten III itu me­nyampaikan, wacana subsidi tersebut tidak relevan dengan tujuan utama pe­masyarakatan penggunaan green energy. Pemberian subsidi pembelian motor dan mobil listrik pada saat infrastrukturnya belum siap justru akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Sekurang-kurangnya akan menimbul­kan kecemburuan sosial di masyarakat. Pemerintah bukannya mensubsidi masyarakat kecil malah mensubsidi ka­langan mampu dan pengusaha. Ini kan ironis,” ujar Mulyanto.

Baca juga : Subsidi Kendaraan Listrik Belum Mendesak Banget

Untuk diketahui, pada awal Februari 2021 lalu, PT Solo Manufaktur Kreasi (Esemka) tengah menjajaki pengemban­gan mobil listrik. Mobil listrik Esemka itu akan dibangun dari basis yang sudah ada, Esemka Bima.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.