Dark/Light Mode

Respons Subsidi Kendaraan Listrik

Mobil Esemka Cocok Disubsidi

Rabu, 7 Desember 2022 06:35 WIB
Mobil Esemka Garuda 1 saat dilakukan uji coba oleh Pusat Penerangan TNI AU beberapa waktu lalu. (Foto: Screenshots YouTube Ainaro Dm)
Mobil Esemka Garuda 1 saat dilakukan uji coba oleh Pusat Penerangan TNI AU beberapa waktu lalu. (Foto: Screenshots YouTube Ainaro Dm)

 Sebelumnya 
Namun karena dihantam pandemi, produksi mobil Esemka sempat terham­bat. Konon, kini Esemka mulai bergeliat kembali. Kegiatan produksi mobil mulai berjalan.

Humas PT Esemka Sabar Budi men­gakui pasca dihantam pandemi, seluruh kegiatan produksi dan perakitan mobil berhenti. Meski dihimpit kondisi berat, PT Esemka tetap mempekerjakan 150-an karyawan tanpa ada pengurangan. Baik di bidang keamanan maupun produksi.

“Pasca dihantam pandemi sempat berhenti sebentar dan ini mulai berusaha untuk men­stabilkan kembali. Mulai merangkak lagi untuk persiapan produksi,” ungkapnya.

Dia mengungkapkan, saat ini seluruh pesanan mobil sudah selesai ditangani. Pembelian terbesar dari luar Jawa, terutama dari Lampung. Desain mobil Esemka pickup diklaim mendukung produksi perkebunan di sana.

Baca juga : Subsidi Kendaraan Listrik Untuk Produk Lokal Saja

“Ada bengkel dan dealer resmi di sana. Untuk memudahkan fasilitas berkala dan layanan after sales service. Meskipun komponennya tetap kami backup. Selama ini, pembeli paling banyak mobil Esemka Bima 1.2 dan 1.3 pikup. Harapan kami, kondisi bisa kembali normal, agar produksi juga mulai normal. Selain itu, juga berharap akselerasinya bagus,” terangnya.

Netizen tidak setuju jika mobil Esemka diberikan subsidi. Alasannya, Esemka bu­kan mobil nasional. Lebih baik anggaran subsidi diberikan untuk kebutuhan rakyat yang lebih penting.

Akun @Gandawan menilai Esemka tidak layak mendapat subsidi karena belum jelas keberadaannya. “Makin menggila. Barang yang tak pernah diproduksi secara komersial dan sampai ke tangan pembeli, mau disubsidi,” ungkapnya. “Ngawur aja, Esemka kok disubsidi,” kata @Riez_1.

Akun @kangfik22 tidak habis pikir dengan usulan subsidi untuk pembelian motor dan mobil listrik. Dia mengatakan, katanya Esemka bukan mobil nasional, tapi diusulkan supaya dapat subsidi. Katanya, lanjut dia, subsidi bukan untuk orang kaya/mampu, tapi malah dikasih sama yang beli mobil.

Baca juga : Profesionalisme PSSI Jadi Kunci Pendorong Prestasi Sepak Bola Indonesia

“Memangnya orang miskin mau beli mobil,” ujar dia.

Akun @Abuda24437939 mengatakan, subsidi seharusnya diberikan untuk ke­butuhan primer. Kata dia, subsidi untuk membeli mobil jelas tidak tepat sasaran. Seharusnya, kata dia, sebagai industri/bisnis harus berani bersaing dengan kompetitor lain tanpa mengemis dengan Pemerintah yang notabene adalah uang rakyat.

“Bikin beban rakyat saja, kenapa bukan bensin yang disubsidi, yang ada adalah rakyat yang mensubsidi Pemerintah,” ujar @mujairlele.

“Subsidi lagi. Kalau nggak mampu mending nggak usah bikin. Jangan bikin, cuma mau mengemis malah membebani negara,” sambung @agent_pin.

Baca juga : Subsidi Kendaraan Listrik Belum Mendesak Banget

Akun @saung_asri menyarankan Esemka untuk bekerja sama terlebih da­hulu dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebelum mendapat subsidi. Misalnya, kata dia, kerjasama dengan PTDI. Sehingga, selain dapat produksi pesawat, juga produksi mobil.

“Secara alat kerja (PTDI) kayaknya juga lebih siap kalau harus produksi massal. Jika perlu sekalian sama anak perusahaan Wika yang buat motor Gesits,” katanya.

Akun @hatniremep mengusulkan, mobil Esemka jadi kendaraan dinas peja­bat. @shu_GeNk87 juga mengusulkan hal serupa. Kata dia, dengan pejabat memakai untuk mobil dinas, bisa menyetop mobil mewah impor sehingga perekonomian negara menjadi lebih baik. [ASI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.