Dark/Light Mode
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Akun @shin_kumara tidak heran dengan perpecahan di internal PSI. Kata dia, kalau bukan oligarki tidak akan bisa bikin partai. Artinya, partai apapun juga, seidealis apapun juga, akhirnya akan mengikuti apa kemauan oligarki di belakangnya.
“Saat Tsamara dan Michael keluar PSI, saya makin yakin bahwa partai ini sudah berubah. Malah ikut arus politik partai lain dan gaya politikus tua, sudah tidak mempresentasikan partai anak muda lagi,” kata @mike_pandjaitan.
Baca juga : Bamsoet: Selamat Menempuh Hidup Baru Kaesang dan Erina
Akun @AndiSinulingga mengungkapkan, PSI sudah tidak punya kader yang bisa diandalkan lagi saat ini. Dia bilang, kemunafikan @psi_id akhirnya terkuak oleh waktu. Yaitu, partai yang dibangun untuk corong kaum sektarian, dengan topeng idealisme anak muda dan atas nama nasionalisme.
“Memang PSI terlalu berambisi. Setuju jika kebablasan, masih belum cocok dengan kepemimpinan Giring, Grace, harusnya belajar dulu sebagai politikus. Lihat saja nanti akan banyak ditinggal para pengurusnya karena nggak punya visi misi, gagasan yang jelas,” tutur @ TediSuryana4.
Baca juga : Duel Ambisi Dan Tarian
Sementara, @muflih_h tidak mempermasalahkan keluarnya kader terbaik PSI. Menurut dia, hal itu justru bisa berdampak positif untuk PSI. Apalagi, keluhan-keluhan Michael bagus banget untuk muhasabah partai.
“Kalau aku masih muda mau masuk menjadi anggota PSI. Salah satu partai yang masih punya idealisme dan bersih. Maju terus PSI, semoga 2024 kalian masuk Senayan,” ujar @AbdulGaniJkt. [ASI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.