Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jumlah Pemilih Milenial Capai 60 Persen
Ingat, Nasib Pemilu 2024 Tergantung Kaum Muda
Selasa, 21 Maret 2023 06:45 WIB
Sebelumnya
Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan, indeks optimisme masyarakat terhadap kondisi Indonesia saat ini turun drastis dari 64 persen menjadi 3,6 persen. Penurunan tersebut disumbang dari indeks politik dan hukum dari 28,1 persen menjadi minus 10,2 persen.
“Generasi muda nampaknya tidak terlalu optimistis, bahkan minus. Ini pekerjaan rumah kita untuk mengembalikan optimisme anak muda terhadap kondisi politik dan hukum di Indonesia,” kata Hensat-sapaan Hendri Satrio.
Untuk mengembalikan optimisme itu, menurut Hensat, pendekatannya melalui hukum, tidak boleh diskriminatif atau tebang pilih lagi.
Baca juga : Bawaslu Ajak Milenial Melek Informasi Pemilu
Selain itu, Pemerintah juga harus bersih-bersih terhadap para pejabat yang saat ini menjadi sorotan publik.
Menurutnya, yang bisa mendorong anak-anak muda berpartisipasi dalam pemilu atau politik, yakni adanya kepedulian terhadap pekerjaan, karier, pendidikan, keinginan memiliki rumah dan penghasilan.
“Jika harapan-harapan itu tidak bisa dipenuhi Pemerintah, maka optimisme anak muda terhadap Indonesia akan turun,” tuturnya.
Baca juga : Lawan Persija, Barito Putera Diuntungkan Masa Pemulihan
Peneliti Kelompok Riset Pemuda, Modal Manusia dan Masa Depan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Anggi Afriansyah mengungkapkan, ada kecenderungan anak-anak muda sejak 2014 mulai tertarik pada isu-isu pemilu. Kalau partai politik mau mendapatkan suara dari anak muda, juga harus menyasar mereka yang ada di desa.
“Karena mereka tidak memiliki akses terhadap media sosial,” katanya.
Menurut Anggi, diperlukan strategi pendekatan khusus terhadap anak muda di desa. Soalnya, pilihan anak-anak muda di Desa sangat dipengaruhi oleh pilihan politik orang tuanya.
Baca juga : AHY Terus Panasin Mesin
Nah, parpol yang bisa menggarap serius isu-isu yang menjadi problematika anak muda akan menjadi partai masa depan.
“Kita harus sabar dalam melakukan pendidikan politik ke anak muda, tantangannya berat,” tutur Anggi. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya