Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemerintahan Gelar Literasi Digital Untuk ASN dan SDM di Yogyakarta
Selasa, 21 Maret 2023 08:04 WIB
Sebelumnya
“Dengan adanya transformasi digital, keterhubungan pelayanan publik menjadi semakin cepat, keinginan masyarakat akan kecepatan layanan dan akurasi akan meningkat,” tutur Niki dalam keterangannya, Senin (20/3).
Niki menambahkan bahwa, menolak adanya digitalisasi berarti menolak adanya kemajuan karena digitalisasi bertujuan mempermudah pekerjaan manusia, terlepas munculnya tantangan baru dari adanya transformasi digital.
“Tugas kita dengan adanya tantangan-tantangan baru yang muncul ini adalah dengan mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi,” tambah Niki.
Baca juga : WSIS Forum 2023: Penguatan Kolaborasi Literasi Digital Untuk Disabilitas
Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendagri, Agus Irawan, menyampaikan bahwa, Indonesia Emas 2045 merupakan visi pemerintah Indonesia untuk membangun negara maju berbekal SDM yang unggul.
“Pertumbuhan pengguna internet menunjukkan manfaat internet bagi kehidupan.Literasi digital diharapkan dapat menjadi solusi untuk menangkal hal tersebut,” tutur Agus.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) DIY Hari Edi Tri Wahyu Nugroho, memberikan apresiasi kepada Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo dan BPSDM Kemendagri atas terselenggaranya kegiatan Literasi Digital yang mengangkat isu aktual mengenai transformasi digital dan netralitas ASN.
Baca juga : Jokowi: IPDN Kudu Siap
“Saya berharap semoga kegiatannya berjalan dengan lancar dan sukses, selain itu dapat mewujudkan outcome yang baik, tidak hanya sekadar output,” ujar Hari.
Kegiatan dilanjutkan dengan pengisian materi mengenai empat pilar Literasi Digital. Materi pertama dibawakan oleh Dana Indra Sensuse selaku Dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia mengenai Kecakapan Digital.
Dana melanjutkan bahwa, ASN tak kalah penting untuk memiliki kecakapan digital untuk menunjang pekerjaannya.
Baca juga : Mencari Paket Internet Cepat Dan Hemat Biaya Untuk Karyawan Millenials
Materi selanjutnya adalah Keamanan Digital yang diisi oleh Andri Johandri selaku Pengembang Aplikasi Perbankan Syariah. Andri menyampaikan mengenai dampak positif dan dampak negatif digitalisasi.
"Dampak negatif digitalisasi juga harus menjadi hal yang perlu diingat, bahwa selain ada hal positif, ada juga yang negatif. Apabila ada sesuatu hal yang tidak kita harapkan, berarti harus ada antisipasi," tegas Andri. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya