Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta dan Semarang pada Selasa (11/4) malam.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, mereka yang ditangkap dalam telah tiba di Gedung Merah Putih dan langsung menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik.
Baca juga : OTT Semarang, KPK Amankan Uang Tunai, Jumlahnya Masih Dihitung
"Empat orang yang ditangkap sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK. Segera dilakukan pemeriksaan lanjutan," kata Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (12/4).
Ali menyebut mereka yang diamankan yakni Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang, Putu Sumarjaya, pejabat pembuat komitmen dan pihak swasta.
Baca juga : OTT KPK Di Semarang Terkait Suap Jalur KA Tegal
Dalam OTT itu tim KPK juga mengamankan sejumlah uang dalam pecahan rupiah dan asing. Namun, KPK belum mengungkap jumlahnya, lantaran masih dalam proses penghitungan.
Berdasarkan informasi yang diterima, para pihak yang diamankan diduga terlibat transaksi suap dari pihak swasta terkait proyek track layout stasiun Tegal atau TLO Tegal.
Baca juga : Yang Di-OTT KPK Di Semarang, Pejabat Balai DJKA Jateng
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya