Dark/Light Mode

Panglima TNI Berduka Cita Atas Gugurnya Pratu F, Prajurit Kelima Korban KKB Di Nduga

Minggu, 23 April 2023 14:34 WIB
Proses evakuasi Pratu F, prajurit TNI kelima yang gugur oleh serangan kelompok separatis teroris (KST) di Mugi-man, Nduga, Papua. (Foto: ANTARA/HO-Puspen TNI)
Proses evakuasi Pratu F, prajurit TNI kelima yang gugur oleh serangan kelompok separatis teroris (KST) di Mugi-man, Nduga, Papua. (Foto: ANTARA/HO-Puspen TNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono turut berbelasungkawa atas gugurnya Pratu F, salah satu personel Satgas Yonif R 321/GT.

Pratu F merupakan prajurit TNI kelima yang gugur di Mugi-man, Nduga, Papua akibat serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), Sabtu (15/4).

Sebelumnya, tercatat nama Pratu Miftahul Arifin, Pratu Ibrahim, Pratu Kurniawan, dan Prada Sukra yang sama-sama berasal dari Satgas R 321/GT.

Baca juga : Panglima TNI Nyalakan Sinyal Gempur Teroris

"Jenazah Pratu F ditemukan oleh Tim Gabungan, yang sejak peristiwa penembakan itu terus mencari dan menelusuri tempat kejadian penembakan oleh KKB," kata Yudo dalam keterangan tertulis, Minggu (23/4).

Jenazah Pratu F langsung dievakuasi ke Timika, dan dibawa ke RSUD setempat, untuk pemulasaraan jenazah.

Selanjutnya, jenazah akan dipulangkan ke kampung halamannya di Magelang, Jawa Tengah.

Baca juga : Hanya 1 Orang Prajurit TNI Yang Gugur Di Nduga Papua

Senin (24/4) besok, jenazah akan diterbangkan ke kampung halamannya di Magelang.

Pratu F gugur saat menjalankan operasi pencarian dan penyelamatan pilot Susi Air, Phillip Mehrtens, yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sejak Februari 2023.

"Almarhum gugur sebagai Kusuma Bangsa. Semoga, Tuhan Yang Maha Esa menerima semua amal ibadahnya dan mendapat tempat yang layak di sisi-Nya," ujar Yudo. 

Baca juga : Sowan Ke PBNU, Panglima TNI Bahas Kerja Sama Dengan NU

Kelima prajurit yang gugur, tergabung dalam 36 prajurit yang bertugas menyisir wilayah Mugi-man, Nduga, Papua. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.