Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Diduga Terkait Proyek di Dinas Pekerjaan Umum
Ada Duit Rp 497 Juta Dalam OTT di Palembang dan Muara Enim
Selasa, 3 September 2019 12:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Palembang dan Muara Enim, Sumatera Selatan pada Senin (2/9) malam, diduga terkait proyek di Dinas Pekerjaan Umum setempat.
"Kami menduga, ada transaksi suap antara pihak pejabat Pemkab dan swasta terkait proyek pembangunan di sana," ujar Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, Selasa (3/9).
Baca juga : 25 Pemuda Dua Pekan Belajar di Brisbane dan Sydney
Dalam operasi penindakan ini, KPK mengamankan uang sekitar 35 ribu dolar AS atau kurang lebih Rp 497 juta . Basaria juga mengonfirmasi, ada sejumlah ruangan yang disegel di Sumsel.
"Kami mengingatkan agar pihak-pihak di lokasi tersebut, tidak merusak atau memasuki zona tersebut," imbau purnawirawan jenderal polisi bintang dua itu.
Baca juga : PT ABM Perkuat Peran Wanita Di Sektor Pertambangan & Energi
Komisi antirasuah mengamankan empat orang, terkait OTT ini. Mereka terdiri dari unsur kepala daerah, pejabat pengadaan dan rekanan swasta. Salah satunya, Bupati Muara Enim, Ahmad Yani.
Pihak yang diamankan tersebut, kini tengah menjalani proses pemeriksaan intensif di Kantor KPK, Jakarta. Sesuai hukum acara, komisi antirasuah diberikan waktu maksimal 24 jam untuk menentukan status mereka.
Baca juga : KPK Terima Laporan Gratifikasi 1 Ton Gula dan Duit 1.000 Dolar Singapura
"Rencananga, hari ini akan disampaikan informasi lebih rinci melalui konferensi pers di KPK," tandas Basaria. [OKT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya