Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sebelumnya
Saat ditanya soal Pemerintah Belanda yang baru mengakui kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 1945, barulah Prabowo mau menjawab. Prabowo mengaku bersyukur akhirnya Belanda mau mengakui kemerdekaan Indonesia.
Syukur-syukur, kata dia, tak hanya mengakui, tapi juga meminta maaf atas perbuatan Belanda setelah Indonesia merdeka. "Berarti, mereka juga mengakui bahwa tindakan-tindakan militer mereka setelah tahun 1945 itu tindakan yang termasuk salah," kata Prabowo.
Baca juga : Hasto Kritisi Proposal Damai Rusia-Ukraina Prabowo, Warganet Bilang Begini
Sikap Belanda dengan mengakui kemerdekaan Indonesia menjadi sinyal positif untuk menjalin hubungan bilateral antar negara. Menurut dia, tragedi masa lalu biarlah menjadi pelajaran baik yang tak terulang.
"Kita bersahabat sama semua negara, dulu mereka penjajah, tapi bangsa Indonesia bukan bangsa yang pendendam, bangsa Indonesia bukan bangsa yang suka benci, saya kira itu. Kita ingin bersahabat sama semua negara. Jadi sudah lah," pungkasnya.
Baca juga : Airlangga Mencari Jalan Terbaik
Ini bukan kali pertama Prabowo menolak bicara politik bukan pada tempatnya. Pada bulan lalu, tepatnya Kamis (18/6), Prabowo juga ogah bicara politik saat ditemui media di Masjid Istiqlal.
Kehadiran Prabowo di Masjid Istiqlal untuk menghadiri acara silaturahmi dan tausiah kebangsaan serta pemberian bingkisan kepada fakir miskin dan anak yatim yang digelar oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI), Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI), dan Yayasan Prabowo Subianto.
Baca juga : 6 Alasan Prabowo Diuntungkan Isu Ekonomi Pasca Pandemi
"Enggak boleh bicara politik, nanti aku disemprit," ujar Prabowo.
Sejumlah wartawan masih terus mengejar Prabowo hingga ke mobilnya. Namun, Prabowo masih nggan komentar. "Ssst," kata dia seraya menunjukkan gestur menaruh jari telunjuk di bibirnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya