Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Di Hadapan Mahfud, Benny Janji Serius Hentikan Diskriminasi PMI
Selasa, 20 Juni 2023 14:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) terus berupaya melindungi pekerja migran Indonesia dari ujung rambut hingga ujung kami.
Komitmen itu ditegaskan Benny dihadapan Menko Polhukam Mahfud MD yang ikut menyaksikan kegiatan Pelepasan 503 PMI Program Government to Goverment Korea Selatan dan Jepang di Hotel Peninsula, Jakarta, Senin (19/6).
Kata Benny, dirinya melakukan transformasi besar-besaran agar merubah stigma PMI menjadi lebih bermartabat.
"Bagi saya citra buruk, atau stigma jelek yang dilabelkan kepada pekerja migran Indonesia harus dihapus," kata Benny, lantang.
Baca juga : Toraja Utara Punya Perpustakaan Megah, Bupati Janji Tingkatkan Budaya Baca
Sejak lama, ungkapnya, kondisi pekerja migran Indonesia disepelekan. Praktik diskriminasi terhadap para pahlawan devisa masih kerap terjadi.
Karena itu Pemerintah tidak boleh kalah. Tetap semangat. Semuanya demi kemaslahatan penyumbang devisa negara terbesar ke dua setelah sektor migas.
"Cukup lama penindasan dan penzaliman dilakukan kepada mereka. Inilah yang harus dihilangkan," tekan politisi partai Hanura itu.
Ia menyampaikan pihaknya juga telah menyatakan perang kepada sindikat penempatan PMI secara ilegal.
Baca juga : MLN Algeria, Lapangan Migas Pertama Yang Dioperasikan Pertamina Di Luar Negeri
"Alhamdulillah perjuangan selama hampir lebih dari tiga tahun mendapat sambutan, mendapat dukungan penuh dari Presiden RI dan juga Menko Polhukam, Prof. Mahfud MD," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD juga mengajak anak-anak bangsa untuk tidak tergiur terhadap bujuk rayu sindikat yang memberangkatkan PMI secara ilegal.
Menurutnya, ada keunggulan dan nilai lebih bagi masyarakat yang bekerja legal ke luar negeri.
"Jangan mengikuti jalur ilegal, karena itu beresiko sangat buruk. Jika bekerja secara resmi, maka perlindungan hukum benar-benar penuh diberikan negara kepada para pekerja migran Indonesia," timpal Mahfud.
Baca juga : Penilaian Mahfud, Pemilu 2024 Tak Sepanas 2019
Adapun dari total 503 PMI yang siap diberangkatkan, 191 di antaranya akan bekerja di Korea Selatan dan sisanya yaitu 312 akan menjadi PMI legal yang berangkat ke Jepang. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya