Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Respons Dahnil itu lantas ditimpali oleh Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Fadli Zon. Fadli turut berkomentar soal puisi Butet dengan membalas cuitan Dahnil. “Butet lagi kepepet, biarlah dia sedikit cerewet, untuk mengisi dompet,” sindir Fadli, dengan bait pantun.
Ketua DPD Gerindra DKI Ahmad Riza Patria pun ikut menanggapi. Namun, Riza memilih tidak emosi terhadap Butet.
“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Prabowo. Siapapun yang menyindir, termasuk yang membully, menjelekkan, memfitnah. Pak Prabowo mengajak kami semua kader untuk membalas dengan kebaikan,” pesan Riza di Gelanggang Remaja, Jakarta Utara, kemarin.
Baca juga : Mac Allister Diyakini Bersinar Bareng Liverpool
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu yakin, kader Gerindra serta siapapun yang mencintai Prabowo, tidak akan kembali “menyerang” dengan pola apapun. Sekalipun perbuatan orang tersebut telah melukai Menteri Pertahanan itu.
“Jadi apapun yang mereka sampaikan. Menjelek-jelekkan, menghina, menghujat, memfitnah dan lain-lain. Pak Prabowo dan kami semua jajaran kader simpatisan relawan akan membalas itu semua dengan kebaikan,” imbuhnya.
Sementara itu, di dunia maya, pendapat warganet soal pantun Butet terbelah. Ada yang marah dan ada pula yang memuji Butet.
Baca juga : PKB Mau Gandeng Gerindra
“Sindiran Butet ini tepat mengena ke jantung lawan. Makanya banyak yang kebakaran jenggot,” cuit @MurthadaOne1. “Mas Butet. Kalau Nyentil orang langsung kena Ginjal yaa,” ledek @AirinDatangLagi. “Mas Butet kalo ngomong jangan terlalu jujur donk, yakin gak takut diserang pasukan kadal dan pasukan macan,” timpal @kesittt.
Namun @BosPurwa menganggap, pantun Butet sudah keterlaluan. Apalagi, dibacakan di acara yang dihadiri Presiden Jokowi. “Penghinaan dan pelecehan yang dilakukan Butet Kartaredjasa @masbutet tepat dilakukan di depan wajah Presiden @jokowi yang dianggap sudah mengangkat seorang yang punya hobby menculik sebagai Menhan di kabinetnya,” kritiknya. “Pak Prabowo jangan diam saja. Itu kasus usang dimunculkan lagi culak culik. Pak Prabowo harus bertindak, kasih pelajaran manusia macem begini. Jangan dikasih kendor,” pungkas @Budionotaslim3.
Sementara itu, akun @bachrum_achmadi mengaku sudah kecewa dengan Butet yang dianggap bukan budayawan yang dikenalnya. “Mulai detik ini si Butet tak layak disebut Budayawan, tapi hanya seorg Komedian partisan murahan. Puisinya memalukan!” cuit @bachrum_achmadi.
Baca juga : Permainan Politik Genderuwo
“Dulu, dia mulai dikenal karena meniru suara dan cara bicara Pak Harto. Kini, dia meniru sentimen dan cara berpikir status-quo,” kata @rachlannashidik. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya