Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indonesia On The Track Disegani Asia
Kapolri: Pemilu 2024 Sukses Patokannya
Senin, 26 Juni 2023 08:00 WIB
Sebelumnya
Di tempat terpisah, pengamat isu-isu strategis dan global, Prof Imron Cotan mengatakan, Capres pada Pilpres 2024 harus mengedepankan narasi persatuan. Tujuannya, agar Indonesia dapat menghadapi berbagai tantangan secara kolektif.
“Semua itu agar dapat mengokohkan upaya dan langkah kita bersama menuju Indonesia Emas 2045 yang akan datang,” pesannya.
Baca juga : Duel Ambil Pelajaran
Mantan Duta Besar Indonesia untuk China ini menuturkan, dunia masih dihantui ketidakpastian. Ditandai dengan serangan Pandemi Covid-19, perang proxy di palagan Eropa yang melibatkan negara-negara berkemampuan senjata pemusnah massal. Seperti nuklir, biologi, kimia, dan meningkatnya ketegangan di kawasan Indo-Pasifik.
Sementara di dalam negeri, Indonesia mulai bangkit dari serangan Pandemi usai ditetapkan sebagai endemi. Siklus demokrasi lima tahunan segera akan berlangsung serentak pada bulan Februari 2024 disusul Pilkada serentak pada tahun yang sama.
Baca juga : Luhut: Tak Usah Bicara Perubahan
“Untuk itu, seluruh elemen bangsa dituntut tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Terlepas dari siapa yang akan muncul menjadi pemimpin nasional dan lokal, sebagai hasil dari kontestasi politik 2024 yang akan datang,” pesan Imron.
Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengatakan, narasi persatuan perlu dimunculkan dalam perhelatan Pilpres 2024. Tujuannya, agar bangsa ini mampu menghadapi berbagai hal tantangan di masa depan.
Baca juga : The Minions Dan Vito Mundur, Ini Alasannya
Narasi persatuan penting dimunculkan, baik dari sisi birokrasi maupun kepemimpinan. “Saya kira keinginan Presiden Jokowi menciptakan Indonesia Emas 2045 itulah narasi persatuan dan tonggaknya banyak. Di situ Jokowi telah mewarisi narasi persatuan bahwa siapapun presidennya. Jaga Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya