Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
%
Ganjar & Mahfud
Waktu |

LSI Denny JA

Jarak Elektabilitas Prabowo Dengan Ganjar Makin Lebar

Senin, 31 Juli 2023 14:45 WIB
Peneliti LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas saat rilis hasil surveinya di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Senin (31/7). Foto: Istimewa
Peneliti LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas saat rilis hasil surveinya di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Senin (31/7). Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekitar 200 hari menjelang Pilpres 2024, Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto unggul di atas lawannya, yakni Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat, selisih jarak antara Prabowo dan saingan terdekatnya Ganjar Pranowo kian lebar. Khususnya dalam simulasi 𝘏𝘦𝘢𝘥-𝘵𝘰-𝘏𝘦𝘢𝘥 hanya dua tokoh saja.

"Jarak elektabilitas Prabowo dengan Ganjar semakin lebar. Sampai dua digit," kata Peneliti LSI Denny JA Hanggoro Doso Pamungkas saat rilis hasil surveinya di Kantor LSI Denny JA, Jakarta Timur, Senin (31/7).

LSI Denny JA melakukan survei tatap muka dengan kuesioner 1.200 responden di seluruh Indonesia. M𝘢𝘳𝘨𝘪𝘯 𝘰𝘧 𝘦𝘳𝘳𝘰𝘳 survei ini sebesar 2,9 persen. Survei dilakukan rentang 3-15 Juli 2023. LSI Denny JA juga memperkaya informasi dan analisa dengan metode kualitatif, seperti analisis media, 𝘪𝘯-𝘥𝘦𝘱𝘵𝘩 𝘪𝘯𝘵𝘦𝘳𝘷𝘪𝘦𝘸, 𝘦𝘹𝘱𝘦𝘳𝘵 𝘫𝘶𝘥𝘨𝘦𝘮𝘦𝘯𝘵 dan 𝘧𝘰𝘤𝘶𝘴 𝘨𝘳𝘰𝘶𝘱 𝘥𝘪𝘴𝘤𝘶𝘴𝘴𝘪𝘰𝘯.

Dipaparkan Hanggoro, di bulan Juli 2023, jarak elektabilitas Prabowo dengan Ganjar Pranowo mencapai 10,4 persen. Elektabilitas Prabowo sebesar 52 persen, sedangkan Ganjar sebesar 41,6 persen.

Baca juga : Lindungi Masyarakat, BPOM Perkuat Laboratorium Pengawasan Obat Dan Makanan

Dari tracking survei tahun 2023 sejak Januari, Mei, Juni, hingga Juli, terlihat tren elektabilitas Prabowo menanjak. Sedangkan Ganjar turun-naik.

Bulan Januari 2023, elektabilitas Prabowo 38,5 persen. Mei naik menjadi 44,5 persen. Juni naik kembali menjadi 50,4 persen, dan Bulan Juli naik menjadi 52 persen.

Sedangkan elektabilitas Ganjar pada bulan Januari 2023 sebesar 43,1 persen. Mei turun menjadi 38,1 persen. Juni berhasil 𝘳𝘦𝘣𝘰𝘶𝘯𝘥 menjadi 43,2 persen. Akan tetapi Juli turun menjadi 41,6 persen.

"Selisih elektabilitas head to head Prabowo vs Ganjar semakin melebar. Bulan Juli 2023, selisih semakin melebar menjadi 10,4 persen untuk keunggulan Prabowo," paparnya.

Lantas apa penyebab jarak elektabilitas Prabowo dan Ganjar melebar? Kata Hanggoro yakni sejumlah blunder kubu Ganjar dan gerakan serta manuver cantik Prabowo.

Baca juga : Lembaga Survei Australia: Elektabilitas Ganjar Ungguli Prabowo Dan Anies

Blunder Ganjar yakni soal isu pornografi yang viral dan berpotensi ramai kembali. Selain itu label petugas partai dari Megawati Soekarnoputri. Selanjutnya batalnya Piala Dunia FIFA U-20. Berikutnya, Ganjar dianggap cawe-cawe saat menegur PJ Gubernur DKI Jakarta.

"Persepsi publik terhadap semua itu bikin negatif terhadap elektabilitas Ganjar," katanya.

Sementara Ganjar bikin banyak blunder, Prabowo justru main cantik. Prabowo kian dekat dengan Presiden Jokowi. Ini membentuk persepsi publik bahwa dukungan Jokowi mengarah ke Menteri Pertahanan (Menhan).

"Jika dekat dengan bau harum, kita akan ikut harum. Istilahnya begitu. Data survei juga memperlihatkan pergeseran pemilih yang puas terhadap Jokowi dari Ganjar ke Prabowo," tuturnya.

Manuver Prabowo lainnya, yakni isu yang diangkat Prabowo sesuai dengan harapan publik. Lima program ekonomi rakyat, yakni terjangkau hingga gratis dari mulai pendidikan, kesehatan, perumahan, sembako, dan biaya pinjaman dana usaha. Prabowo juga sudah sejak lama dikenal dengan kampanye menjadikan Indonesia Macan Asia.

Baca juga : Ganjar Perbaiki Jalan Jumo-Muntung Di Temanggung

Namun, Hanggoro menyebutkan, Pilpres ibarat perlombaan lari marathon yang ketat. Pemenangnya hanya diketahui setelah pertandingan sudah berakhir.

"Hari ini selisih dua digit. Tapi seperti lomba marathon, pertandingan memang belum berakhir. Anies Baswedan yang kini menjadi Capres under dog tetap memiliki kemungkinan untuk bangkit pula jika ia memperoleh momentum," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.