Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bos Kadin Ajak Jaga Stabilitas Jelang Pemilu
Politik Gaduh, Investor Kabur!
Senin, 24 Juli 2023 06:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mewanti-wanti semua komponen bangsa agar menjaga stabilitas politik menjelang Pemilu 2024. Sebab, jika terjadi kegaduhan, investor bakal kabur.
Imbauan tersebut disampaikan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid. Ditegaskannya, stabilitas politik sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim usaha yang baik. Stabilitas politik yang terjaga akan mendorong lebih banyak investasi masuk ke Indonesia.
“Investasi akan bermuara pada terciptanya lebih banyak lapangan pekerjaan. Tentu tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan rakyat Indonesia,” kata Arsjad kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Baca juga : Kocak! Jawaban Airlangga, Ditanya Soal Sinyal Golkar Jelang Pilpres Depan Ganjar
Arsjad menuturkan, Pemilu harus dimaknai sebagai pesta rakyat untuk mendapatkan pemimpin bangsa. Hilangkan semua permusuhan.
“Jangan sampai pesta demokrasi rakyat lima tahunan itu membuat kegaduhan, kerusuhan dan mengganggu keamanan dalam negeri. Karena itu bisa merugikan dan menghancurkan bangsa,” imbuhnya.
Imbauan ini disampaikan Arsjad sekaligus menjawab isu miring yang beredar soal pertemuannya dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.
Baca juga : Ganjar Pranowo Ajak GP Ansor Jaga Kondusivitas Jelang Tahun Politik 2024
Arsjad menuturkan, pertemuan itu merupakan hal biasa yang mesti dilakukan semua pihak. Apalagi, dia sempat disebut-sebut masuk Tim Pemenangan Calon Presiden (capres) Ganjar Pranowo.
“Pertemuan jangan diartikan macam-macam. Komunikasi dan silaturahmi harus terus dijalin dengan siapa saja sesama anak bangsa,” ujarnya.
Menurutnya, sebagai pengusaha, Kadin memiliki kepentingan untuk ikut menjaga stabilitas ekonomi, politik dan kemananan. Apalagi, menjelang pemilu.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya