Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Survei NEW INDONESIA: Didukung Migrasi Pemilih Anies, Prabowo Unggul Telak Lawan Ganjar
Selasa, 26 September 2023 12:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wacana untuk menggabungkan dua figur capres terkuat, yaitu Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, terus digaungkan. Permasalahnnya, siapa lebih kuat di antara keduanya hingga harus ada yang mengalah sebagai cawapres untuk mendampingi sosok capresnya.
Temuan survei NEW INDONESIA Research & Consulting menunjukkan Prabowo unggul dalam simulasi tiga nama dengan elektabilitas 38,8 persen, sedangkan Ganjar 32,1 persen dan Anies tertinggal jauh sebesar 20,2 persen, serta sisanya tidak tahu/tidak menjawab 8,9 persen.
Baca juga : Survei IPS: Elektabilitas Prabowo Masih Ungguli Capres Lain
Ketika dikerucutkan dalam dua nama, Prabowo unggul telak terhadap Ganjar, dengan elektabilitas mencapai 51,8 persen, sedangkan Ganjar hanya 33,3 persen dan sisanya tidak tahu/tidak menjawab sebanyak 14,9 persen.
Jauhnya jarak elektabilitas Prabowo ketika dihadapkan head-to-head melawan Ganjar hingga hampir 20 persen dimungkinkan karena terjadinya migrasi pemilih Anies ke kubu Prabowo saat hanya ada dua capres yang berlaga.
Baca juga : Resmi Didukung PKS, Anies-Imin Tertawa Lebar
Hal itu tecermin dari lonjakan dukungan terhadap Prabowo nyaris sebesar elektabilitas Anies dalam skenario tiga nama capres. Sedangkan Ganjar praktis cenderung stagnan, artinya hampir tidak berhasil menyerap dukungan sama sekali dari para pendukung Anies.
“Unggul telaknya Prabowo terhadap Ganjar didukung oleh migrasi pemilih Anies dalam skenario head-to-head,” ungkap Direktur Eksekutif NEW INDONESIA Research & Consulting Andreas Nuryono dalam siaran pers di Jakarta, pada Selasa (26/9).
Baca juga : Survei SRS: Usai Deklarasi AMIN Di Jatim, Prabowo Masih Unggul
Menurut Andreas, tingginya elektabilitas Prabowo ditunjukkan dalam kemampuannya menarik migrasi pemilih capres lain. Prabowo mendapatkan tambahan elektabilitas hingga 10,9 persen ketika dikerucutkan menjadi simulasi tiga nama dari semula banyak nama.
Ganjar meraup tambahan lebih sedikit yaitu 7,1 persen, tidak jauh berbeda dibanding Anies sebesar 6,5 persen. “Munculnya nama Muhaimin Iskandar sebagai cawapres Anies memberi keunggulan dibandingkan Ganjar yang masih belum siapa cawapresnya,” jelas Andreas.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya