Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Formappi: Panja Netralitas Polri Tidak Mendesak, DPR Harus Fokus Hadapi Pemilu

Minggu, 19 November 2023 21:04 WIB
Jajaran Polri rapat bersama Komisi III DPR RI. (Foto: Ist)
Jajaran Polri rapat bersama Komisi III DPR RI. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) memberikan pandangannya terkait isu pembentukan Panja Pemilu Netralitas TNI-Polri.

Peneliti Formappi Lucius Karus menyampaikan kritikannya terkait isu pembentukan Panja Pemilu dalam Rapat Kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri pada Rabu 15 November 2023 lalu.

Menurutnya sangat tidak tepat apabila Komisi III DPR RI membentuk Panja Pemilu karena seharusnya pembahasan terkait Pemilu merupakan ranah kerja Komisi II DPR RI.

Baca juga : Demi Netralitas, Presiden Jangan Mau Fotonya Dipasang Bareng Capres

Apalagi proses kerja Panja umumnya akan memakan waktu yang cukup panjang, sementara Pemilu sudah di depan mata.

Pembahasan tentang Panja Pemilu pasti tidak akan efektif mengingat sebentar lagi DPR akan memasuki masa reses.

Menurutnya, akan lebih baik kalau DPR fokus dengan konstituennya di daerah saja. Karena 90 persen anggota DPR maju kembali sebagai caleg pada Pemilu 2024.

Baca juga : IGPW: Nggak Perlu Panja Untuk Ajari Netralitas Polri Di Pemilu

“Mereka sudah pasti akan sibuk berkampanye. Kenapa nggak memaksimalkan kerja penyelenggara saja untuk memastikan tahapan pemilu berjalan lancar.” kata Lucius.

Ia menyatakan sudah ada mekanisme yang berlaku terkait penanganan permasalahan hukum terkait Pemilu yaitu ada pada sentra Gakkumdu; dan terkait netralitas TNI-Polri pun sudah ada pernyataan tegas baik oleh Panglima TNI maupun Kapolri bahwa Polri menjamin netralitasnya pada pemilu mendatang.

“Kalau ada aksi pelanggaran oleh aparat, sebaiknya diproses sesuai ketentuan aturan yang berlaku. Jangan melakukan sesuatu karena desas desus atau rumor saja karena hanya akan menciptakan kegaduhan saja.” kata dia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.