Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Timnas AMIN Hormati Kemandirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Jumat, 22 Desember 2023 13:02 WIB
Co-Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Sudirman Said. Foto :Istimewa
Co-Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Sudirman Said. Foto :Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Co-Captain Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) Sudirman Said menyatakan bahwa Timnas AMIN menghormati kemandirian semua organisasi yang terus ingin menjaga netralitas dalam Pemilu 2024.

Terlebih organisasi yang sangat kredibel dan panjang usianya, seperti Muhammadiyah.

"Persyarikatan Muhammadiyah punya sejarah panjang dengan jaringan amal usaha yang sangat luas, termasuk ratusan perguruan tinggi," jelas Sudirman Said dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12/2023).

Baca juga : Timnas AMIN Yakin Bisa Ngantongin 50 Persen Suara Perempuan, Ini Alasannya…

Penjelasan Sudirman itu terkait dengan sikap Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang berkeberatan ketika salah satu Timnas paslon nomor urut 1 Anies-Muhaimin (AMIN) mengatakan bahwa 72 Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) bakal bergerak menjadi saksi mengawal suara Anies-Muhaimin.

"PP Muhammadiyah menegaskan PTMA tak terlibat urusan politik praktis," kata Ketua PPM Bidang Pendidikan, Seni, Budaya, dan Olahraga PP Muhammadiyah Irwan Akib.

PTMA merupakan amal usaha Persyarikatan Muhammadiyah, dan kebijakan PTMA harus sejalan dengan Muhammadiyah, termasuk masalah politik praktis.

Baca juga : Jalin Silaturahmi, Caleg PAN Hadiri Perkumpulan Majelis Muslimat di Jember

Menurut Sudirman Said, dalam proses Pemilu pasti ada interaksi antara pribadi-pribadi dari organisasi mana pun, termasuk Muhammadiyah.

Interaksi itu tentu saja telah menghadirkan antusiasme dari kalangan Timnas AMIN. Sehingga antusiasme itu terbawa dalam forum publik.

"Perkenankan kami mohon maaf bila ada kesan seolah-olah kalangan Perguruan Tinggi Muhammaidyah akan memihak salah satu paslon dalam Pilpres ini," ucapnya.

Baca juga : MBKM Hasilkan Dampak Konkret, Waktu Tunggu Lulusan Perguruan Tinggi Lebih Cepat

Sudirman menambahkan, Timnas AMIN menaruh hormat sepenuhnya sikap imparsial Persyarikatan Muhammadiyah, beserta seluruh unit amal usahanya.

Pasalnya, Muhammadiyah merupakan aset bangsa yang harus mempertahankan kemandiriannya dan menjaga jarak kepada semua kekuatan politik.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.