Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prof Deby Vinski Dukung Pembangunan Ratusan Fakultas Kedokteran di Indonesia
Selasa, 19 Maret 2024 13:22 WIB
Sebelumnya
Deby bersama Prof Terawan Agus Putranto, Brigjen Jajang Edipriyatno SpBp MARS dan dr Erfen Gustiawan, dr Dollar SH MH , tokoh pemerhati kesehatan dr Judilhery dan Jend Mufti Djusnir, bersama pejuang transformasi lesehatan lainnya memantapkan langkah dengan DPR dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bertekad melakukan perubahan bagi Indonesia.
Pendiri PDSI dan telah berhasil membentuk koalisi dari 9 hingga 38 organisasi beranggotakan lebih dari 2 juta nakes maupun masyarakat peduli kesehatan.
"Bersama para dokter dan tenaga kesehatan lainnya, untuk mendukung Pemerintah dalam mengimplementasikan UU OBL Kesehatan yang baik ini lebih inklusif dan progresif," harapnya.
Di markasnya yang megah di Vinski Tower, Deby mengatur semua kegiatan dengan ketat. Prestasi Deby juga terkenal di kancah internasional sebagai Presiden Organisasi Stem Cell Dunia WOCS di Geneva Swiss. Bersama dengan Presiden Jokowi (saat itu Gubernur) dia menerima Gatra Award pada tahun 2013.
Baca juga : Galaxy S24 Series Dukung Pengembangan Skill dan Talenta
Penghargaan sebagai Ikon Kesehatan dan tahun 2021 kembali menerima Award Gatra di bidang Teknologi Stem Cell merupakan bukti kontribusinya yang luar biasa dalam dunia medis dengan AI.
"Tindakan yang saya lakukan didasari oleh kesadaran dan hati nurani, demi kepentingan masyarakat luas dan kemajuan bangsa," ungkapnya.
Gagasan-gagasan Deby tentang anti-aging dan pencegahan penyakit telah diakui secara global, sehingga dia dianugerahi gelar Honorary Professor dari Oxford Academy UK.
Keterlibatannya dengan berbagai tokoh dunia penasehatnya di WOCPM Paris seperti Wapres ke 10 dan 12 RI Jusuf Kalla dan Presiden Duterte serta Presiden Tatarstan Rusia serta beberapa pemimpin negara lainnya, juga mencerminkan jaringan internasionalnya yang luas.
Baca juga : Pemprov Bali Dorong Penggunaan Produk Dalam Negeri Melalui Pengadaan Digital
Deby mengaku banyak belajar dari Para penasehatnya. Namun, di tengah semua prestasi ini, Deby tetap menjaga akar baktinya pada tanah air.
Keputusannya untuk membangun Pusat Anti-Aging dan Stem Cell di Bali sebelum membangun Stem Cell Centre di Dubai merupakan bukti komitmennya terhadap kemajuan kesehatan di Indonesia.
"Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan Health Tourism, yang telah ia promosikan selama 10 tahun terakhir di lebih dari 74 negara," tuturnya.
Pencerahan hidup Deby terwujud ketika berjuang menyembuhkan ayahnya dari stroke memotivasinya untuk terus berjuang dalam transformasi kesehatan.
Baca juga : Ini Saran Prof Tjandra Dalam Penanganan Tuberkulosis di Banten
Dengan harapan bahwa Indonesia akan menjadi negara maju yang berdaya dan sejahtera di masa depan.
Dengan dedikasinya yang tiada henti dan visinya yang jauh ke depan untuk Indonesia Emas, Prof Deby Vinski terus menginspirasi dan menggerakkan perubahan dalam dunia kesehatan, baik di Indonesia maupun di kancah internasional.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya