Dark/Light Mode

Presuniv Siap Luncurkan K-Wave Pada Festival Seoul Beats on Campus di Juni

Senin, 22 April 2024 17:17 WIB
President University akan menggelar konsentrasi K-Wave yang akan bernaung di bawah Program Studi (Prodi) Business Administration. (Foto: President University)
President University akan menggelar konsentrasi K-Wave yang akan bernaung di bawah Program Studi (Prodi) Business Administration. (Foto: President University)

RM.id  Rakyat Merdeka - Fenomena hebohnya BTS Meal yang berkolaborasi dengan salah satu produk makanan cepat saji, serunya drama-drama Korea, atau terus bertumbuhnya berbagai resto dan makanan dari Negeri Ginseng.

Ada hal yang lebih penting dari sekadar fenomena tersebut, yakni bagaimana Korea Selatan menjadikan K-Wave menggeser perekonomiannya dari yang semula berbasis manufaktur ke sektor jasa, dan sekaligus untuk menyelamatkan negeri itu dari krisis ekonomi 1998.

Rektor President University (Presuniv) Handa S. Abidin mengatakan, hal tersebut terkait dengan rencana Presuniv membuka konsentrasi K-Wave yang akan bernaung di bawah Program Studi (Prodi) Business Administration.

Pembukaan konsentrasi ini akan ditandai dengan event Seoul Beats on Campus Festival yang akan digelar di area terbuka di President University Convention Center, di Kota Jababeka, Cikarang, Sabtu, 7 Juni 2024.

"Festival yang ditargetkan dihadiri ribuan partisipan tersebut juga akan melibatkan berbagai perusahaan asal Korea Selatan, termasuk menawarkan peluang karier di sana," ujar Handa dalam keterangannya, Senin (22/4/2024).

Baca juga : Perempuan Haid Tetap Dianjurkan Datang ke Lapangan Salat Idul Fitri

Handa menjelaskan, K-Wave adalah sebuah gelombang besar yang terencana dan diorkestrasi negaranya dengan sangat rapi.

“Ketika sudah terpikat dengan K-Pop atau K-Drama, kita akan membeli produk turunannya, seperti merchandise, makanan dan minuman, kosmetik atau produk apa pun, kita akan datang ke berbagai konsernya, atau ke Korea Selatan untuk mengunjungi tempat syuting dan berbagai lokasi wisata lainnya, serta membeli aneka produknya. Itulah gelombang besar dari K-Wave," ujar Handa.

Menurutnya, banyak produk Korea Selatan yang kini mendominasi bukan hanya pasar Indonesia, tetapi juga dunia.

"Faktor kunci dari keberhasilan K-Wave adalah inovasi. Inilah yang akan kita pelajari habishabisan melalui konsentrasi K-Wave di Presuniv,” ucapnya.

Lebih lanjut Handa mengatakan, untuk mewujudkan industri kreatif Indonrsia, kita bisa belajar dari cara Korea Selatan mengorkestrasi K-Wave.

Baca juga : Damri Siapkan 6 Rute Pemberhentian Baru di Lampung

Salah satu topik yang akan dipelajari dalam konsentrasi K-Wave adalah tentang BTS atau Bangtan Sonyeondan, boyband asal Korea Selatan.

BTS memang fenomenal. Mereka menjadi satu-satunya grup band yang pernah diundang berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada 24 September 2018!

Semangat persaudaraan itulah yang menjadi inti dari pesan-pesan kemanusiaan atau humanity yang selalu disampaikan oleh BTS.

"Konsep itulah yang membuat BTS disukai dan begitu populer di kalangan anak-anak muda. Popularitas BTS dan pesannya yang menginspirasi anak-anak muda itulah yang membuat BTS bahkan diundang untuk memberikan pidatonya di Sidang Umum PBB,” tutur Prof. Kim Nam-joon.

Salah satu topik penting lainnya dari konsentrasi K-Wave menurutnya adalah entrepreneurship. "Semangat entrepreneurship yang berbeda dari konsentrasi ini. Ia kemudian memaparkan lebih detail. Kunci utama dari entrepreneurship adalah inovasi," ujar Prof.Kim.

Baca juga : PMI Pusat Salurkan Rp 732 Juta untuk Bantu Korban Banjir di 6 Provinsi

Menurut Prof Kim, kuncinya adalah beri mereka inspirasi untuk berani bermimpi. Lalu, berdayakan kemampuan mereka, dan dorong untuk kolaborasi agar setiap orang dapat mencapai kinerja terbaiknya saat berinovasi.

"Melalui topik BTS yang akan dipelajari dalam konsentrasi K-Wave, kita bukan hanya membangun semangat tentang pentingnya humanity atau kemanusiaan, tetapi keinginan untuk mewujudkan dunia yang lebih baik bagi semua orang melalui inovasi,” ujarnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.