Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Sumatra Barat Telan 37 Korban Jiwa, 17 Hilang
Senin, 13 Mei 2024 09:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Banjir bandang lahar dingin melanda wilayah Sumatra Barat pada Sabtu (11/5) malam, menelan 37 korban jiwa dan 17 orang hilang.
Bencana ini dipicu hujan deras di hulu Gunung Marapi dan berdampak parah di empat kabupaten: Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, dan Padang Pariaman.
Baca juga : Banjir Bandang Lahar Dingin Di Sumatera Barat, 37 Meninggal, 17 Hilang
"Hingga Minggu (12/5) pukul 21.00 WIB, tercatat 37 orang meninggal dunia," ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya Senin (13/5). "Dua jenazah masih dalam proses identifikasi," lanjutnya.
Pencarian sempat dihentikan sementara tadi malam, karena kondisi minim penerangan dan potensi hujan deras di hulu. Upaya pencarian akan dilanjutkan hari ini.
Baca juga : Banjir Bandang Dan Longsor Di Kabupaten Agam, 19 Tewas, 19 Luka-Luka, 2 Hilang
17 Orang Hilang, Waspada Bahaya Susulan
Sebanyak 17 orang masih dinyatakan hilang, 14 di Tanah Datar dan 3 di Agam. BNPB mengimbau masyarakat di bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi untuk selalu waspada dan segera melakukan evakuasi mandiri ke tempat aman.
Baca juga : Main Tenang, Gregoria Bawa Tim Uber Menang 1-0 Lawan Jepang
"Pos Pengamatan Gunung Marapi mencatat peningkatan getaran hujan di Stasiun Batu Palano sejak Minggu (12/5) pukul 20.35 WIB," kata Muhari.
"Selalu waspada akan potensi risiko bahaya susulan," imbaunya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya