Dark/Light Mode

Penumpang Makin Membludak

Penambahan Rangkaian KRL Sangat Didamba-dambakan

Kamis, 11 Juli 2024 07:25 WIB
Penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter Line berada di peron Stasiun Bogor, Jawa Barat. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Penumpang kereta rel listrik (KRL) commuter Line berada di peron Stasiun Bogor, Jawa Barat. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
“Kami mengalami krisis kekurangan sarana di semester II-2024 dan semester I-2025. Kami akan selesaikan krisis ini tahun 2025,” imbuhnya.

Di media sosial X, persoa­lan tentang kepadatan kereta commuter line juga jadi bahan omongan netizen.

Akun @Yunikartikaaaaa me­nilai, penambahan rangkaian kereta commuter khususnya jalur Jabodetabek merupakan hal wajar. Sebab, tingkat kepadatan penumpang sudah sangat sesak.

Baca juga : Waspada, Longsor Dan Banjir Ancam Jakarta...

“Kalau sudah full nih, nggak setiap orang yang berdiri dapat pegangan (hand grip). Jadi, pas kereta berhenti, pasti ada tuh yang ngeluarin jurus me­layangnya. Ayo dong PT KAI commuter, setiap hari kan lihat keretanya penuh, masak nggak mau tambah armada di jam-jam krusial,” cuitnya.

Senada, akun @Massechand menyatakan, kondisi di dalam commuter sudah sangat sesak, banyak penumpang yang tidak mendapatkan kursi dan banyak yang belum mempunyai keahlian menjaga keseimban­gan. Jadi, saat kereta berhenti, ada yang terdorong hingga me­nimpa orang lain.

“Kalau belum bisa tambah rangkaian, setidaknya tolong dibantu pasang hand grip tam­bahan. Jadi, saat commuter ngerem, anker (anak kereta) ng­gak ketiban atau menimpa orang lainnya,” tulisnya.

Baca juga : Tim Matador Ukir Sejarah Ciamik

Akun @yuniverse_____ juga mendesak penambahan armada untuk mengurangi penumpukan penumpang dan peningkatan pelayanan.

“Pernah punya pengalaman, nunggu kereta arah Kota Lama di Stasiun Manggarai, wow banget hampir setengah jam. Papan informasi di stasiun saat itu juga mati. Cuma bisa sabar Yaa Allah,” ungkapnya.

Akun @AhmdSyrfdn memiliki pendapat berbeda. Menurut dia, penambahan armada dan mana­jemen penumpang merupakan dua hal yang harus dibenahi, bila ingin membuat commuter line nyaman. Bila hanya salah satu, efek positifnya kurang terasa.

Baca juga : Jannik Sinner Menderita

“Dulu saya sering denger kali­mat ‘Jakarta keras bos!’ Kalimat itu terbukti pas liat realitas di Stasiun Tanah Abang jam 5 sampai 6 sore. Selain masalah armada, tidak adanya manaje­men penumpang, membuat sta­siun serasa gelangang tempur,” ujarnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 11 Juli 2024 dengan judul Penumpang Makin Membludak, Penambahan Rangkaian KRL Sangat Didamba-dambakan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.