Dark/Light Mode

Ungkap Rahasia Umur Panjang, FKUI Dan ERIA Teliti 2 Desa Di Madura Dan Cianjur

Jumat, 12 Juli 2024 14:19 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono saat menghadiri diseminasi hasil penelitian tersebut, di IMERI FKUI, Jakarta pada Kamis (11/12). Foto: Kemenkes
Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono saat menghadiri diseminasi hasil penelitian tersebut, di IMERI FKUI, Jakarta pada Kamis (11/12). Foto: Kemenkes

RM.id  Rakyat Merdeka - Penelitian terbaru dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA) mengungkap rahasia umur panjang di dua wilayah yang kontras: Dusun Miduana, Cianjur yang sejuk, dan Pulau Gili Iyang, Madura yang panas.

Penelitian ini penting, karena Indonesia tengah memasuki era populasi menua, dengan jumlah warga lanjut usia (lansia) diprediksi melonjak hingga 50 juta jiwa pada 2045. Namun, bukan hanya umur panjang yang dicari, melainkan hidup sehat dan aktif di usia senja.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono turut menghadiri diseminasi hasil penelitian tersebut, di IMERI FKUI, Jakarta pada Kamis (11/12).

Baca juga : Importir Bakal Di-blacklist

Penelitian bertajuk "Longevity in Indonesian Population" ini mengungkap empat pilar utama keseimbangan hidup lansia: gaya hidup, lingkungan, nutrisi dan kesehatan, serta faktor sosial-ekonomi. 

Menariknya, meski berbeda geografis, lansia di Miduana dan Gili Iyang memiliki kesamaan gaya hidup, aktivitas fisik, psikologis, dan sosial-ekonomi yang berkontribusi pada umur panjang mereka.

Wamenkes menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang berkontribusi dalam penelitian tersebut. 

Baca juga : Siapkan Fasilitas Pendidikan, FKPU Hadir Di Kota Jababeka Cikarang

Menurutnya, penelitian singkat selama enam bulan ini diyakini akan menambah wawasan tentang kesehatan lanjut usia, terutama mengenai bagaimana meningkatkan kualitas hidup hingga usia lanjut.

“Hasil penelitian yang diseminasikan hari ini akan sangat bermanfaat bagi kami dan akan mendukung kami dalam memformulasikan kebijakan untuk mewujudkan Lansia Indonesia yang tidak hanya panjang umurnya, namun menjadi Lansia yang sehat, mandiri, aktif, dan produktif,” ucap Dante.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi lansia yang berusia lebih dari 90 tahun tetapi tetap aktif. 

Baca juga : TBIG Kirim Bingkisan Lebaran Ke 5 Panti Asuhan Di Jakarta Dan Tangerang

Dengan demikian, kata Prof. Dante, hal ini dapat menjadi contoh potensial untuk masa depan yang memberikan gambaran bahwa proses penuaan yang sehat bukan sekadar keniscayaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.