Dark/Light Mode

Kenaikan HET MinyaKita Picu Kelangkaan

Distribusi Diperketat Dong…

Selasa, 23 Juli 2024 07:25 WIB
Pedagang menunjukkan produk minyak goreng MinyaKita di Pasar Pondok Labu, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Pedagang menunjukkan produk minyak goreng MinyaKita di Pasar Pondok Labu, Jakarta. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
“Tidak masuk akal, CPO kita melimpah ruah tapi harga min­yak goreng malah naik. Kalau kita importer CPO, keputusan itu rasional, harga naik karena faktor internasional dan kurs mata uang,” ujarnya.

Sebab itu, Tulus meminta keputusan Pemerintah menaikkan HET MinyaKita ditinjau ulang. Dia juga mendesak Pemerintah memperbaiki jalur distribusi minyak goreng agar harga ko­moditas tersebut bisa turun.

Menurutnya, minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Harusnya, negara melakukan intervensi ke­bijakan agar harganya bisa turun.

Baca juga : Israel Sudah Keterlaluan

“Benahi jalur distribusi agar pasokan lancar dan tidak ada kenaikan harga. Sebab, apa yang terjadi saat ini disebabkan oleh jalur distribusi yang rumit dan high cost,” jelas Tulus.

Terpisah, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Ditjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Bambang Wisnubroto mengatakan, kenaikan HET Minyakita secara resmi ting­gal menunggu revisi Permendag Nomor 49 Tahun 2022.

“Dalam aturan baru nanti, minyak curah juga tidak diakui lagi menjadi bagian dari DMO. Kemudian, soal optimalisasi pe­nyaluran MinyaKita, kami akan melibatkan BUMN, terutama distribusi di daerah tertertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan (3TP),” imbuhnya.

Baca juga : Lelang Impor Beras Bulog Transparan

Di media sosial X, naiknya HET MinyaKita menuai beragam tanggapan dari netizen. Akun @Ex_TKI meminta kenaikan HET MinyaKita dibatalkan. Sebab, har­ga minyak goreng di dalam negeri sudah melampaui Malaysia.

“Di Malaysia harga minyak goreng bukan curah itu Rp 9.000 per liter. Kenapa di Indonesia, minyak goreng subsidi bisa Rp 15.700 per liter. Apakah mereka perlu study banding ke Malaysia, agar dapat mengetahui kenapa mereka bisa menjual minyak goreng bukan curah lebih murah dari Indonesia,” tulisnya.

Akun @kedelaihitam26 kha­watir HET MinyaKita terus bergerak hingga mendekati harga minyak goreng produksi swasta. Menurut dia, kondisi tersebut akan semakin mem­bebani masyarakat, yang telah kesulitan dengan kenaikan HET sejumlah bahan pokok.

Baca juga : Heru Janji Kasih Upah Yang Layak

“Kok arah kebijakannya se­makin menyulitkan masyara­kat ya? Dulu minyak sempat langka, kemudian lahirlah produk MinyaKita. Sekarang, harganya hampir mirip sama yang swasta, lalu dimana subsidinya, dimana peran pemerintah?” cuitnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 23 Juli 2024 dengan judul Kenaikan HET MinyaKita Picu Kelangkaan, Distribusi Diperketat Dong…

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.