Dark/Light Mode

Tanggapi Kaesang Ke KPK, Ketum IMM: Gentlement Sebagai Politisi

Kamis, 19 September 2024 16:47 WIB
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Ist)
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) guna memberikan klarifikasi terkait penggunaan private jet merupakan sikap gentlement.

Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Riyan Betra Delza mengapresiasi langkah Kaesang mendatangi KPK untuk mengklarifikasi penggunaan jet pribadi yang ditumpangi bersama istri dalam perjalanan ke Amerika Serikat.

Baca juga : Viral Tahanan Dilarang Peluk Anak, Ketua Komjak Ingatkan Sisi Humanis Jaksa

"Saya kira itu sikap gentlement yang ditunjukan seorang ketum partai, bukan pejabat publik tapi mau mendatangi KPK, saya kira itu bagus, berani, anak muda sekalilah, karena banyak juga politisi selalu mangkir dari panggilan KPK," ujar Riyan dalam keterangannya, Kamis (19/9).

Menurutnya, keberanian Kaesang untuk mengklarifikasi soal jet pribadi harus segera ditanggapi serius oleh lembaga antirasuah dengan melakukan kajian hukum. 

Baca juga : Sosialisasi 4 Pilar ke KAHMI, Ketua MPR Dorong Peningkatan Pembangunan Desa

Hal ini agar keriuhan publik segera berakhir, karena banyak lagi persoalan bangsa yang lebih substansial yang harus segera diurus serius.

"Saya kira tinggal KPK lah yang mengurusi kasus ini dengan serius, agar keriuhan publik segera terjawab. Karena banyak lagi masalah bangsa yang potensi merugikan negara triliunan yang harus di urus," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.