Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Eks Kadis ESDM Babel Dituntut 6 Dan 7 Tahun Penjara Di Kasus Korupsi Timah
Senin, 18 November 2024 22:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi Bangka Belitung Amir Syahbana dituntut pidana penjara selama 7 tahun di kasus dugaan korupsi komoditas timah di wilayah konsesi PT Timah Tbk.
Jaksa penuntut umum Kejaksaan Agung (Kejagung) menyatakan, Amir terbukti melakukan korupsi bersama-sama di kasus timah yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 300 triliun lebih.
"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Amir Syahbana dengan pidana penjara selama 7 tahun," ucap jaksa Sigit Sambodo membacakan amar tuntutannya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (18/12/2024).
Kemudian menjatuhkan pidana denda sejumlah Rp 750 juta subsider 6 bulan kurungan badan terhadap Amir Syahbana.
Selain itu, Amir turut dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 325,9 juta.
Baca juga : Kejagung Diminta Kembangkan Dugaan Pengaturan Kasus di MA
Jika ia tidak membayar uang pengganti tersebut selama satu bulan setelah putusan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita dan dilelang untuk menutup uang pengganti tersebut.
"Dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka diganti dengan pidana penjara selama 2 tahun," sambung jaksa.
Sebelum menjatuhkan tuntutannya, jaksa membacakan hal yang memberatkan dan meringankan atas diri terdakwa.
Menurut jaksa, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam rangka penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme.
Kemudian, perbuatan terdakwa turut mengakibatkan kerugian keuangan negara yang sangat besar termasuk kerugian keuangan negara dalam bentuk kerusakan lingkungan yang sangat masif.
Baca juga : Reyna Usman Divonis 4 Tahun Penjara Di Kasus Sistem Proteksi TKI
"Terdakwa berbelit-belit dalam memberikan keterangan dalam persidangan, terdakwa tidak merasa bersalah dan tidak menyesali perbuatannya," beber jaksa.
Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa Amir Syahbana belum pernah dihukum sebelumnya
Dalam perkara ini, jaksa juga menuntut dua mantan Kadis ESDM Provinsi Babel lainnya, yakni Suranto Wibowo dan Rusbani yang hadir secara daring dari Kejari Pangkalpinang.
Terdakwa Rusbani dituntut pidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda sejumlah Rp 750 juta subsider 2 bulan.
Adapun Suranto Wibowo dituntut pidana penjara selama 7 tahun dan pidana denda Rp 750 juta subsider 6 bulan.
Baca juga : Eksaminasi PK Mardani Maming Dinilai Tak Mendukung Pemberantasan Korupsi
Jaksa menyatakan, ketiga terdakwa telah terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUH Pidana.
Perbuatan mereka dilakukan secara bersama-sama dengan terdakwa lainnya, termasuk Harvey Moeis, suami artis Sandra Dewi; dan crazy rich Pantai Indah Kapuk Helena Lim.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya