Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tilang Sistem Poin Berlaku Januari 2025
Netizen Minta Polisi Gencarkan Sosialisasi
Selasa, 7 Januari 2025 07:25 WIB
Sebelumnya
Pemerhati transportasi dan hukum Budiyanto menilai, penerapan tilang dengan sistem poin merupakan inovasi, sekaligus solusi menekan kasus pelanggaran lalu lintas.
Dia meyakini, kebijakan itu akan membuat pengendara menjadi lebih tertib, karena takut kehilangan poin.
Selain itu, lanjut dia, jumlah kasus tabrak lari yang kerap menimpa pejalan kaki atau pengguna kendaraan lain juga bisa ditekan. Sebab, perbuatan itu bisa mengakibatkan SIM dicabut dan tidak bisa diperpanjang selama si penabrak belum menjalani proses hukum.
Baca juga : Gerindra: Kejutan Dan Harapan Demokrasi
“Kebijakan ini akan efektif menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas. Sanksinya tegas dan terukur, karena disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan pemilik SIM,” imbuhnya.
Penerapan tilang dengan sistem poin juga ramai diperbincangkan netizen di media sosial X.
“Sistemnya sudah bagus nih. Tapi, sosialisasinya masih kurang, pak. Praktik di lapangan harus diawasi, dan para petugasnya juga harus berintegritas dan tegas. Jangan sampai, sistem yang baik ini dijadikan ajang meraup keuntungan oleh para oknum, dengan gimmick ‘agar si pelanggar tidak kehilangan poin’,” tutur akun @msfthkmla18_.
Baca juga : Gus Ipul, Dudung Dan Gus Yasin Masuk Bursa Ketua Umum PPP
“Pak Polisi, aturannya disosialisasikan dulu dong. Masih belum mudeng (paham) nih. Bulan depan, saya mau buat SIM, semoga aturan baru ini menjadi salah satu materi yang akan diinformasikan,” harap akun @Riaozzinctka.
“Tahun Baru, aturan baru. Coba dijelaskan dulu ke publik. Jadi, kami bisa paham apa maksudnya,” timpal akun @128783290_.
Akun @K4tascheetmya memberikan pendapat berbeda. Dia meminta netizen dan masyarakat menggunakan transportasi masal agar tidak kehilangan poin, sekaligus mengurangi kemacetan di kota-kota besar.
Baca juga : Kredit Alsintan Buat Petani Hanya Berbunga 3 Persen
“Gue sudah ngerti aturannya. Intinya, kalau takut kena tilang atau pengurangan poin, caranya gampang. Loe naik transportasi umum, ojek online, kereta, nebeng temen, dan sebagainya. Banyak jalan menuju Roma! Selain nggak akan kehilangan poin, kita juga akan mengurangi polusi dan kemacetan,” tulisnya. [SSL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya