Dark/Light Mode

Bamsoet Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Komjen (Purn) Syafruddin Kambo

Kamis, 20 Februari 2025 23:01 WIB
Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo (kanan) melayat almarhum Komjen (Purn) Syafruddin Kambo, di RS Pusat Pertamina Jakarta, Kamis malam (20/2/2025). (Foto: Istimewa)
Anggota Komisi III DPR Bambang Soesatyo (kanan) melayat almarhum Komjen (Purn) Syafruddin Kambo, di RS Pusat Pertamina Jakarta, Kamis malam (20/2/2025). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III DPR sekaligus Wakil Ketua Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Komjen (Purn) Syafruddin Kambo, Wakapolri 2016-2018 dan Menteri PAN-RB masa pemerintahan Presiden Jokowi, Kamis (20/2/25). Syafruddin menghembuskan napas terakhir pada pukul 18.14 WIB di Rumah Sakit Pusat Pertamina, karena serangan jantung. 

“Menurut informasi, sepulang makan siang bersama beberapa kolega, turun dari mobil muntah-muntah dan dada beliau sesak. Kemudian langsung dilarikan ke RSPP. Sempat mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya berpulang," tutur Bamsoet, usai melayat almarhum Komjen (Purn) Syafruddin Kambo, di RS Pusat Pertamina Jakarta, Kamis malam (20/2/2025).

Baca juga : Mo Salah Makin Dekat Pindah Ke Arab Saudi

Bamsoet merasa sangat kehilangan. "Komjen (Purn) Syafruddin bukan hanya seorang perwira tinggi Polri, tetapi juga seorang negarawan yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa. Kepergiannya meninggalkan luka yang dalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Ketua MPR ke-15 dan Ketua DPR ke-20 ini menjelaskan, Syafruddin lahir di Makassar pada 12 April 1961. Syafruddin memulai karier di Polri setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1985. Syafruddin mengawali karier sebagai Kepala Subunit Patroli Kota Polda Metro Jaya dan kemudian menduduki berbagai jabatan strategis. Seperti ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla tahun 2004, Wakapolda Sumatera Utara tahun 2009, Kapolda Kalimantan Selatan tahun 2010, serta Kadiv Propam Polri di 2012.

Baca juga : Bamsoet Dorong MBI Kampanyekan Keselamatan Berkendara Perbanyak Kegiatan Sosial

Setelah itu, Syafruddin diangkat menjadi Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri di 2015. Pada tahun 2016, Syafruddin mencapai puncak karier di Polri dengan diangkat sebagai Wakapolri, mendampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. "Selama menjabat, beliau dikenal sebagai sosok yang tegas dan berintegritas tinggi," kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia ini memaparkan, setelah pensiun dari Polri tahun 2018, Syafruddin dipercaya Presiden Jokowi untuk menjabat sebagai Menteri PAN-RB. Selama satu tahun menjabat, Syafruddin berupaya memperbaiki sistem birokrasi Indonesia agar lebih efisien dan transparan.  

Baca juga : Bamsoet Buka Seminar dan Uji Kompetensi IMI Tahun 2025

Selain di dunia kepolisian dan pemerintahan, Syafruddin juga aktif dalam organisasi keagamaan. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Ketua Yayasan Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam. Kontribusinya dalam membangun harmoni sosial dan keagamaan patut diapresiasi.

 "Komjen (Purn) Syafruddin meninggalkan warisan yang tidak ternilai bagi bangsa Indonesia. Beliau adalah sosok yang rendah hati, berdedikasi tinggi, dan selalu mengutamakan kepentingan negara di atas segalanya. Semoga segala amal ibadah dan jasa-jasa beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa," pungkas Bamsoet.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.