Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mensesneg Dan Kepala PCO Rajin Bicara
Komunikasi Istana Kini Mulai Atraktif
Senin, 26 Mei 2025 08:00 WIB
Sebelumnya
Meskipun temanya adalah Sekolah Rakyat, diskusi juga menyerempet sejumlah isu lain. Salah satunya, rencana pemberian gelar pahlawan kepada Presiden RI ke-2 Soeharto, hingga kasus judi online (Judol)
Hasan bahkan memberikan kesempatan kepada wartawan untuk menanyakan berbagai isu yang berkembang. Ia menjelaskan mengenai demo besar ojek online, cat pesawat kepresidenan, polemik premanisme, uji coba vaksin TBC Bill Gates.
Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro mengatakan, secara institusional, fungsi jubir semakin baik. Menurutnya, Mensesneg dan Kepala PCO seirama dan empatik dalam berkomunikasi maupun berelasi dengan publik.
Baca juga : Muhammad Tanziel Aziezi: Gaya Hedon Bisa Pengaruhi Putusan
“Tentu perihal ini patut diapresiasi. Setelah sebelumnya Kepala PCO babak belur dan komunikasi Istana bermasalah lewat beberapa menteri-menteri tertentu,” ungkap Baskoro kepada Rakyat Merdeka, tadi malam.
Di luar itu semua, fungsi kejubiran memegang peranan krusial. Mengingat, kabinet Prabowo sangat gemuk dengan berbagai kebijakannya. “Agar tak salah paham, maka perlu setiap periodenya dikomunikasikan kepada publik agar tercipta tata kelola pemerintah yang baik dan efektif,” ujar Baskoro.
Hal senada juga disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah. Menurutnya, makin ke sini, pola komunikasi Pemerintah makin atraktif. Berbagai isu aktual langsung mendapatkan jawaban dari Istana.
Baca juga : Soedeson Tandra: Hedon Hanya Gejala, Bukan Akar Masalah
Namun, untuk ke depan, Dedi menilai, tidak perlu ada dua jubir dari institusi berbeda dalam menyampaikan komunikasi Istana ke masyarakat.
“Baiknya, jubir hanya dari PCO, atau jika Presiden lebih percaya pada Mensesneg, maka PCO lebih baik ditiadakan sebagai kompensasi efisiensi,” ulas Dedi saat dihubungi, tadi malam.
Kalau pun PCO tetap dipertahankan, maka tugas Mensesneg sebagai Jubir yang dihapus. Dengan catatan, PCO berhasil membangun komunikasi yang baik dengan media serta masyarakat luas.
Baca juga : JK: Pemimpin WajibBerpikir Cepat & Tepat
“Mensesneg ada baiknya kembali fokus pada fungsi tatakelola negara, tidak merangkap jubir,” ujarnya. [MEN]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya