Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gus Irfan, Cucu Pendiri NU KH Hasyim Asyari Yang Kini Jadi Menteri Haji & Umroh
Senin, 8 September 2025 18:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Kepala Badan Pengelola (BP) Haji Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan sebagai Menteri Haji & Umroh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025). Sementara Wakil Kepala BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak dilantik menjadi Wakil Menteri Haji & Umroh.
Pelantikan Gus Irfan dan Dahnil Anzar sebagai Menteri dan Wakil Menteri Haji & Umroh dilakukan setelah BP Haji berubah nomenklatur menjadi Kementerian Haji dan Umroh. Sepanjang sejarah, baru kali ini Indonesia memiliki Kementerian Haji & Umroh.
Baca juga : Profil Mukhtarudin, Politisi Golkar Yang Baru Dilantik Jadi Menteri P2MI
Sebelum menjabat Kepala BP Haji, Gus Irfan yang merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy'ari tercatat sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Timur VIII, mewakili Partai Gerindra pada 1-22 Oktober 2024. Masa jabatannya berlangsung singkat, karena pada 22 Oktober 2024, Gus Irfan diangkat menjadi Kepala BP Haji.
Gus Irfan memiliki riwayat panjang mengabdi di pesantren. Alumnus S1dan S2 Universitas Brawijaya ini pernah menjabat Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng Jombang pada tahun 1989 hingga 2006.
Baca juga : Prabowo Lantik 4 Menteri Baru, Termasuk Menkeu Dan Menteri Haji-Umrah
Sejak tahun 1990 hingga sekarang, Gus Irfan juga menjabat Wakil Ketua Yayasan Hasyim Asy'ari, lembaga yang menaungi pesantren tersebut.
Tahun 1996, peraih gelar Doktor dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang diangkat menjadi Komisaris Utama PT BPR Tebuireng, sebuah lembaga keuangan mikro berbasis pesantren, dan menjabat hingga tahun 2016.
Baca juga : Nerman, Merek Perawatan Pria Asal Vietnam Kini Hadir di Indonesia
Di bidang pendidikan tinggi, Gus Irfan juga pernah menjadi dosen di Akademi Keperawatan (Akper) Widyagama Malang pada 2013–2016.
Sejak 2006, Gus Irfan juga dipercaya menjadi Pengasuh Pesantren Al-Farros.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya