Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Erros Djarot Rilis Dua Buku Sekaligus: Autobiografi Dan Apa Kata Sahabat
Minggu, 19 Oktober 2025 22:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Setelah puluhan tahun berkarya di dunia musik, film, dan sastra, Erros Djarot akhirnya menulis apa yang ia sebut sebagai “kesaksian hidup.”
Ia menghadirkan dua buku baru berjudul “Autobiografi Erros Djarot” dan “Erros Djarot: Apa Kata Sahabat.”
Peluncuran dua buku tersebut berlangsung hangat di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (19/10/2025). Suasana akrab terasa di antara tawa, pelukan, dan obrolan ringan para sahabat lama.
Sejumlah tokoh nasional hadir, di antaranya Aburizal Bakrie, Bambang Soesatyo, Guruh Soekarnoputra, Guntur Soekarnoputra, Sukmawati Soekarnoputri, Tony Wenas, Abraham Samad, Roy Suryo, Jaya Suprana, dan penyanyi Once Mekel.
Baca juga : Bamsoet Apresiasi Peluncuran Buku Autobiografi Eros Djarot dan Apa Kata Sahabat
Suasana nostalgia mengalun ketika Once naik ke panggung dan menyanyikan dua lagu karya Erros yang melegenda, “Merpati Putih” dan “Selamat Jalan Kekasih.”
Suara khas Once membuat ruangan sejenak hening sebelum tepuk tangan panjang menggema. Banyak tamu tampak terharu, larut dalam kenangan akan karya-karya Erros yang telah menjadi bagian dari sejarah musik Indonesia.
Pencipta lagu legendaris “Badai Pasti Berlalu” ini juga dikenal sebagai sutradara film “Cut Nyak Dien” yang dirilis tahun 1988 dan meraih berbagai penghargaan nasional serta internasional.
Bagi Erros, dua buku ini adalah catatan perjalanan yang mencerminkan pergulatan batin, keyakinan, dan pencarian makna hidup yang ia jalani selama ini.
Baca juga : Tasya Revina Umumkan Kelahiran Anak Sekaligus Rilis Single Dua Garis Bahagia
“To live in God. Karena Dia-lah yang selalu menyelamatkan saya. Dia juga yang memberkati saya imajinasi,” tutur Erros usai acara.
“Saya percaya hidup ini tentang belajar menjadi manusia, dengan segala lucu dan rumitnya. Dari situ kita bisa berrefleksi dan menemukan makna di balik hal-hal sederhana.”
Dalam Autobiografi Erros Djarot, sang musisi dan sutradara legendaris menuturkan kisah hidupnya secara jujur dan terbuka. Buku setebal hampir seribu halaman ini disunting oleh M. Anis, yang menilai tulisan Erros sebagai bentuk kesaksian hidup seorang seniman yang layak dibaca.
Dalam pandangannya, banyak sisi pribadi Erros yang belum dikenal publik, mulai dari idealisme, perjuangan, hingga luka-luka yang membentuk kedewasaannya sebagai manusia.
Baca juga : Erick Seminggu Sekali Ngantor di Danantara
Sementara Erros Djarot: Apa Kata Sahabat berisi tulisan dari 72 sahabat yang datang dari berbagai bidang. Melalui kisah mereka, tergambar sosok Erros yang hangat, jenaka, keras kepala, dan penuh empati.
“Saya terharu membaca tulisan-tulisan mereka,” kata Erros. “Ada yang lucu, ada yang mengingatkan masa muda, tetapi semuanya jujur. Itu yang membuat saya bersyukur.”
“Saya tidak menulis untuk dikenang,” ujarnya pelan. “Saya menulis agar orang tahu bahwa hidup, seaneh dan sesulit apa pun, tetap bisa dijalani dengan cinta dan iman.”
Peluncuran ini menjadi perayaan hidup seorang seniman yang setia pada nilai kemanusiaan, kreativitas, dan spiritualitas, sekaligus undangan bagi siapa pun untuk mengenal lebih dalam sosok Erros Djarot melalui kisah dan jejak yang ia tinggalkan dalam karya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya