Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Proses Observasi Pekerja Kapal Diamond Princess Dan World Dream Dipisah
Senin, 2 Maret 2020 11:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Proses observasi pekerja kapal Diamond Princess dan World Dream di Pulau Sebaru Kecil akan dilaksanakan secara terpisah.
Hal itu disampaikan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono.
Baca juga : 69 WNI ABK Diamond Princess Turun Dari Pesawat Satu Per Satu
“Untuk kegiatan mereka di Pulau Sebaru Kecil, tidak boleh disatukan, mereka diberikan sekat," kata Yudo, Senin (2/3).
Menurut Yudo, tim Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) telah menyiapkan tenda tambahan pendukung untuk akomodasi.
Baca juga : Pesawat Penjemput ABK Diamond Princess Mendarat di Haneda
Peserta observasi dari 188 pekerja kapal World Dream dari Hong Kong sudah memulai proses observasi sejak Jumat (28/2). Sementara 69 pekerja kapal Diamond Princess dari Yokohama, Jepang akan memulai proses observasi pada Senin (2/3).
“Semua tim observasi dari Kementerian Kesehatan dan Batalyon Kesehatan sudah siap untuk menangani," tegas Yudo.
Baca juga : Proses Evakuasi Lancar, ABK World Dream Dibawa Ke Pulau Sebaru
Peserta observasi kapal World Dream didampingi 87 petugas kesehatan, sementara peserta observasi kapal Diamond Princess didampingi 80 petugas kesehatan.
“Waktu observasi masih sama, 14 hari. Jika ada perubahan, tergantung kebijakan Menteri Kesehatan," kata Yudo. [WHY]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya