Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
40 Warga AS Yang Positif Covid-19 di Kapal Pesiar Diamond Princess, Tak Ikut Dievakuasi
Senin, 17 Februari 2020 11:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah AS telah mengevakuasi 360 warganya dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di Jepang, dengan menggunakan dua pesawat carter yang lepas landas dari Bandara Haneda, Tokyo, Senin (17/2) subuh.
Seluruh warga AS yang dievakuasi itu, meninggalkan Pelabuhan Yokohama pada Senin (17/2) pukul 01.40 dini hari waktu setempat. Mereka menumpang 10 bus milik militer Jepang, dengan sopir bus yang full mengenakan pakaian pelindung.
Baca juga : Warga AS Tolak Dievakuasi Dari Kapal Pesiar Princess
Dari 400 warga AS yang ada di kapal pesiar Diamond Princess, 40 di antaranya dinyatakan positif virus Corona.
Direktur Institut Alergi dan Penyakit Menular AS (NIAID) Anthony Fauci mengatakan, mereka yang telah dinyatakan positif virus Corona, tidak diikutkan dalam rombongan evakuasi.
Baca juga : Kapal Asing Pesta Pora Rampok Ikan Di Laut Kita
"Mereka akan menjalani perawatan di Jepang. Tingkat penularan di kapal pesiar, pada dasarnya sama saja dengan di hot spot," papar Fauci kepada CBS News, seperti dikutip South China Morning Post, Senin (17/2).
Ditanya soal seberapa parah infeksi virus Corona yang dialami 40 warga AS tersebut, Fauci menjawab begini, "Anda mungkin saja terinfeksi dan memiliki gejala minimal. Tapi, Anda sudah memiliki potensi untuk menularkan penyakit tersebut ke orang lain. Atau mungkin saja Anda telah terinfeksi dan memiliki masalah dengan paru-paru, sehingga perlu dirawat. Atau bahkan membutuhkan tindakan yang lebih dari itu".
Baca juga : Gerindra Tak Tahu Diri
Ia menambahkan, orang yang dinyatakan positif Covid-19, tak dapat dievakuasi dengan pesawat. "Jika orang-orang di pesawat mulai mengembangkan gejala, mereka akan dipisahkan. Dalam penerbangan ini, 747 punya rencana yang sangat tegas," jelas Fauci.
Warga AS yang dievakuasi dari kapal pesiar Diamond Princess itu akan menjalani masa karantina selama 14 hari di Travis Air Force Base, California, atau Joint Base San Antonio-Lackland, Texas. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya