Dark/Light Mode

KPK Pamer Kinerja 2025: 11 OTT, 118 Tersangka, Pulihkan Aset Rp 1,53 Triliun

Senin, 22 Desember 2025 17:00 WIB
Foto: Tedy Kroen/RM.
Foto: Tedy Kroen/RM.

 Sebelumnya 
Pertama, OTT Anggota DPRD dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, pada Maret 2025.

Kedua, OTT pada Juni 2025 terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumut, dan Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut yang menjerat Topan Ginting.

Ketiga, OTT pada 7-8 Agustus 2025 terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara. OTT ini menjerat Bupati Kolaka Timur Abdul Wahid.

Baca juga : Geo Dipa Energi Catat Kinerja Positif 2025, ESG Menguat dan Finansial Tumbuh

Keempat, OTT pada 13 Agustus 2025 di Jakarta terkait dugaan suap terkait dengan kerja sama pengelolaan kawasan hutan. Kasus ini menjerat Dirut Inhutani V Dicky Yuana Rady.

Kelima, OTT pada 20 Agustus 2025 terkait kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. OTT ini menyeret mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel.

Keenam, OTT terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid, pada 3 November 2025, yakni mengenai dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.

Baca juga : Peminat Tak Penuhi Syarat, Kejagung Gagal Lelang Kapal Tanker Rp 1,17 Triliun

Ketujuh, OTT pada 7 November 2025 terhadap Bupati Ponorogo, Jawa Timur, Sugiri Sancoko. Ia ditangkap terkait kasus dugaan suap pengurusan jabatan, proyek pekerjaan di RSUD dr. Harjono Ponorogo, dan penerimaan lainnya atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Kedelapan, OTT Bupati Lampung Tengah, Lampung, Ardito Wijaya, pada 9-10 Desember 2025, terkait kasus dugaan penerimaan hadiah dan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah Tahun Anggaran 2025.

Kesembilan, pada 17-18 Desember 2025, KPK melakukan OTT di Tangerang, dan menangkap seorang jaksa, dua pengacara, dan enam orang pihak swasta. Namun, kasus ini diserahkan ke Kejaksaan Agung.

Baca juga : bank bjb Catat Kinerja Solid Sepanjang 2025, Aset Tembus Rp 215,9 Triliun

Kesepuluh, OTT berlangsung pada 18 Desember 2025. OTT ini menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dan ayahnya HM Kunang, sertang pihak swasta.

OTT kesebelas, pada hari yang sama, di Kalimantan Selatan. KPK menjerat Kajari Hulu Sungai Utara, Albertus Parlinggoman.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.