Dark/Light Mode

Kecam Teror Ke Andrie Yunus, Stafsus Wapres Minta Kasus Diusut Tuntas

Minggu, 15 Maret 2026 17:04 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming. (Dok. Setwapres)
Wakil Presiden Gibran Rakabuming. (Dok. Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Staf Khusus Wakil Presiden Nico Harjanto mengecam keras tindakan teror berupa penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus. Ia menyampaikan simpati mendalam kepada korban, keluarga, serta jajaran Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (15/3/2026), Nico menegaskan peristiwa tersebut merupakan tindakan kekerasan yang tidak dapat dibenarkan.

“Saya mengecam keras tindakan teror kepada Saudara Andrie Yunus. Simpati saya yang mendalam kepada Mas Andrie, seluruh keluarga, dan jajaran KontraS atas peristiwa ini,” ujarnya.

Baca juga : Stafsus Wapres Minta Kasus Andre Yunus Diusut Transparan

Nico meminta agar korban mendapatkan penanganan medis terbaik hingga pulih sepenuhnya tanpa kendala biaya. Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah memastikan pemulihan kondisi korban.

Selain itu, ia juga meminta aparat penegak hukum segera menemukan pelaku sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri.

“Saya minta aparat penegak hukum bertindak tegas dan cepat. Tunjukkan bahwa hukum di Indonesia hadir untuk melindungi seluruh warga dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat,” kata Nico.

Baca juga : Yulius Setiarto Minta Teror ke Aktivis KontraS Diusut Tuntas

Lebih lanjut, Nico meminta lembaga terkait memperketat pengawasan terhadap peredaran air keras serta bahan kimia berbahaya lainnya.

Ia menilai bahan tersebut kerap disalahgunakan untuk berbagai tindak kejahatan, mulai dari tawuran hingga serangan terhadap warga.

“Saya juga meminta lembaga terkait memperketat peredaran air keras dan bahan berbahaya lainnya yang sering dipergunakan untuk kejahatan,” ujarnya.

Baca juga : Jenguk Korban Tertabrak Mobil SPPG, Gibran Minta Maaf Dan Kasus Diusut Tuntas

Nico berharap peristiwa yang menimpa Andrie Yunus menjadi yang terakhir dan tidak terulang kembali di masa mendatang. Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan agar masyarakat dapat merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.