Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Federasi Bisnis dan Profesional Wanita Indonesia (FBPWI) resmi mengukuhkan kepengurusan BPW Club Banten di Kota Serang, Senin (6/4/2026). Momentum ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas gerakan pemberdayaan perempuan dan generasi muda di daerah.
Presiden BPW Indonesia, Giwo Rubianto Wiyogo, menegaskan pentingnya kepemimpinan inklusif yang memberi ruang setara bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi di berbagai sektor.
“Pengukuhan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat peran perempuan, khususnya dalam kepemimpinan, transformasi digital, serta pengembangan ekonomi berbasis masyarakat di Provinsi Banten,” ujar Giwo dalam keterangannya, Selasa (7/4/2026).
Dia menekankan, perempuan tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu memanfaatkannya secara optimal untuk menunjang kemajuan profesi.
Baca juga : Teheran Dan Pilihan Dialog Di Tengah Krisis Global
Menurutnya, pelatihan kecerdasan buatan (AI) yang digelar BPW Indonesia bersama ICT Watch mendapat respons tinggi, bahkan jumlah peserta melampaui target.
Sementara itu, Presiden BPW Club Banten, Irna Narulita, menyampaikan bahwa era digital menuntut perempuan untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan AI seperti GPT.
“Digitalisasi membuka peluang besar bagi usaha lokal untuk berkembang dan menembus pasar global melalui internet,” ujarnya.
Irna berharap pengukuhan ini menjadi tonggak awal dalam memperluas jaringan organisasi serta memperkuat peran perempuan di tingkat daerah. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, BPW Club Banten diharapkan mampu melahirkan program-program berdampak nyata bagi pemberdayaan perempuan dan generasi muda.
Baca juga : Macan Putih Yakin Taklukkan Persijap Jepara
Di sisi lain, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyoroti pentingnya pemberdayaan perempuan melalui penguatan ekonomi berbasis keluarga.
Ia mendorong pengembangan sektor home industry sebagai strategi meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Presiden I Federasi BPW Indonesia Ibnu Hetty Andika Perkasa, Wakil Presiden II Widuri, serta jajaran organisasi perempuan se-Provinsi Banten.
Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BPW Indonesia, dilanjutkan dengan pembacaan doa serta Surat Keputusan kepengurusan BPW Club Banten periode 2025–2028. Prosesi pengukuhan dilakukan langsung oleh Presiden BPW Indonesia, ditandai dengan penyematan pin kepada perwakilan pengurus.
Baca juga : WFH Swasta Diserahkan ke Perusahaan Masing-masing, Tak Harus Jumat
Kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan simbolis sertifikat pelatihan “HerTech: Perempuan Berdaya AI”, hasil kolaborasi antara ICT Watch, FBPWI, dan BPW Banten. Momentum ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong perempuan agar semakin berdaya di era digital.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya