Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau MBG Di Ende, Wapres Minta Program Terus Dibenahi & Prioritaskan Daerah 3T
Jumat, 19 Juni 2026 09:13 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan masa jeda libur sekolah akan dimanfaatkan pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama terkait tata kelola program agar lebih efektif dan bebas dari praktik korupsi.
Penegasan itu disampaikan Wapres usai meninjau pelaksanaan MBG di SMP Negeri 1 Ndona serta berdialog dengan wali murid dan masyarakat di SD Wolomoni, Desa Niowula, Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2026).
Di SMP Negeri 1 Ndona, Wapres meninjau langsung pelaksanaan MBG yang telah berjalan. Sementara di SD Wolomoni yang masih dalam tahap persiapan, Gibran menyerap aspirasi warga sekaligus memastikan kesiapan program di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Menurut Gibran, masa libur sekolah menjadi momentum yang tepat untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG.
Baca juga : Senator Senang MBG Kini Diprioritaskan di Daerah 3T
"Ketika ini sekarang ada jeda waktu libur sekolah. Saya kira itu waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh, terutama terkait tata kelola di BGN ini," ujar Gibran.
Ia menilai evaluasi diperlukan agar program MBG berjalan semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Menurutnya, masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, mulai dari tata kelola hingga pengawasan di lapangan.
"Memang ke depan harus lebih banyak lagi perbaikan. Tata kelolanya diperbaiki, biar lebih efisien, jangan lagi ada pengadaan-pengadaan barang yang tidak sesuai, dan yang paling penting praktik-praktik korupsinya harus dihilangkan," tegasnya.
Selain pembenahan tata kelola, Gibran menekankan pentingnya pelibatan berbagai elemen masyarakat dalam pelaksanaan MBG. Mulai dari UMKM sekitar sekolah, pesantren, gereja, SMK Tata Boga, PKK hingga orang tua murid.
Baca juga : Tamsil Linrung Apresiasi MBG Diprioritaskan Ke Daerah 3T
Menurutnya, keterlibatan masyarakat akan memperkuat pengawasan sekaligus memastikan program berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
Dalam dialog dengan wali murid di SD Wolomoni, Gibran juga menegaskan bahwa MBG harus diprioritaskan di wilayah 3T yang membutuhkan perhatian lebih besar dari pemerintah.
"Kalau saya pribadi, ini harus dilanjutkan terutama di daerah 3T," katanya.
Ia menambahkan, fokus pembangunan di wilayah 3T sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar pembangunan nasional tidak hanya terpusat di daerah tertentu, tetapi menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara merata.
Baca juga : Usai Insiden Kereta, DPR Minta Flyover Bekasi Diprioritaskan
Pada kesempatan itu, Gibran juga mengajak sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk melihat langsung kondisi masyarakat di wilayah 3T sekaligus memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah.
Salah satu perwakilan mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Rapid Bena Matin, menilai program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih perlu diprioritaskan di wilayah 3T guna mengurangi kesenjangan pembangunan antara daerah perkotaan dan kawasan terpencil.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres didampingi Bupati Ende Yosef Badeoda dan Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya