Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gakkum Humanis Korlantas Polri Edukasi Kendaraan Over Dimensi dan Over Load
Kamis, 9 Juli 2026 12:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Korlantas Polri terus mengedepankan pendekatan humanis dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas melalui sosialisasi dan edukasi terkait kendaraan over dimensi dan over load. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kakorlantas Polri Irjen Pol Wibowo untuk membangun budaya tertib berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan seluruh pengguna jalan.
Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan atas arahan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasatya sebagai bentuk kesiapan menuju pemberlakuan penertiban kendaraan over dimensi dan over load yang direncanakan mulai 1 Januari 2027.
Sosialisasi yang digelar di KM 29A Tol Jakarta-Cikampek, Kamis (9/7/2026), melibatkan Korlantas Polri bersama Kementerian Perhubungan, PT Jasa Marga, PT Jasa Raharja, Dinas Perhubungan, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan dipimpin Kasubditwal dan PJR Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Ruben Verry Takaendengan dengan sasaran para pengemudi truk dan pelaku usaha angkutan barang.
Melalui kegiatan ini, Korlantas Polri memberikan pemahaman kepada para pengemudi mengenai pentingnya mematuhi ketentuan dimensi kendaraan dan kapasitas muatan. Kendaraan yang beroperasi sesuai spesifikasi teknis dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, menjaga keselamatan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya, sekaligus mengurangi kerusakan infrastruktur akibat kendaraan bermuatan berlebih.
Kombes Ruben mengatakan, sosialisasi dilakukan secara kolaboratif bersama seluruh pemangku kepentingan agar pesan keselamatan dapat diterima lebih luas, khususnya oleh pelaku usaha transportasi barang.
"Kami berkolaborasi dengan Dishub, Jasa Marga, Jasa Raharja, dan stakeholder lainnya untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada para pengemudi kendaraan truk agar lebih memberikan perhatian terhadap kendaraan over dimensi maupun over load," ujar Ruben, Kamis (9/7/2026).
Baca juga : Srikandi Jaga Desa Konsolidasikan Gerakan Perempuan Nasional
Menurut dia, kegiatan tersebut merupakan tahapan edukasi menjelang diberlakukannya penertiban kendaraan over dimensi dan over load pada awal 2027. Karena itu, para pengemudi diimbau mulai menyesuaikan pola operasional dengan ketentuan yang berlaku serta selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Selain memberikan edukasi kepada pengemudi, Korlantas Polri juga mengingatkan para pemilik dan pengusaha angkutan barang agar segera melakukan normalisasi terhadap kendaraan yang telah dimodifikasi menjadi over dimensi. Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh armada memenuhi standar keselamatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
"Kepada para pengusaha, kami mengimbau agar menormalisasikan kendaraan yang sudah terlanjur dibuat over dimensi sehingga nantinya dapat memenuhi ketentuan yang berlaku," kata Ruben.
Ia menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan saat ini masih mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif. Korlantas Polri belum melakukan penegakan hukum, melainkan memberikan kesempatan kepada para pengusaha maupun pengemudi untuk mempersiapkan diri sebelum kebijakan penertiban diterapkan secara penuh pada 1 Januari 2027.
Pendekatan humanis yang dilakukan Korlantas Polri mendapat sambutan positif dari para sopir truk. Mereka menilai penertiban kendaraan over dimensi dan over load merupakan langkah tepat untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas. Namun, mereka berharap perusahaan angkutan juga menyesuaikan kebijakan operasional sehingga pengemudi tidak lagi dibebani membawa muatan melebihi kapasitas.
Sutrisno, salah seorang sopir truk, mengatakan para pengemudi pada dasarnya ingin mematuhi aturan yang berlaku. Menurutnya, keberhasilan kebijakan tersebut sangat bergantung pada dukungan perusahaan angkutan.
Baca juga : Jamintel Reda Manthovani Minta BPD Awasi Dana Desa dan Program MBG
"Kami ingin tertib aturan juga. Kami berharap semoga perusahaan bisa memahami aturan yang berlaku," ujar Sutrisno.
Hal senada disampaikan Ade Irawan, sopir pengangkut minyak goreng rute Jakarta-Bandung. Ia mengungkapkan bahwa besaran muatan sepenuhnya ditentukan oleh perusahaan, sementara sopir hanya menjalankan pekerjaan sesuai arahan.
"Saya maunya muatannya enteng, tapi bagaimana lagi, bos yang menentukan. Kami ingin tertib, tetapi kami juga harus mengikuti aturan perusahaan," katanya.
Ade berharap sosialisasi yang dilakukan Korlantas Polri dapat menjadi momentum bagi perusahaan angkutan untuk mulai menyesuaikan kebijakan operasional sesuai ketentuan pemerintah sehingga pengemudi tidak lagi dihadapkan pada kondisi membawa muatan berlebih.
"Mudah-mudahan bos saya menyetujui untuk mengikuti aturan. Semoga ke depan semuanya bisa menyesuaikan," ujarnya.
Di sela kegiatan, Korlantas Polri juga menyalurkan bantuan sosial kepada para sopir truk sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang setiap hari berperan penting dalam mendukung distribusi logistik nasional. Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari para pengemudi.
Baca juga : Gelar Edukasi Kegawatdaruratan Lansia, FKUI-RSCM Gandeng YKMNU
"Terima kasih kepada Bapak-bapak Polisi yang sudah memberikan sembako. Semoga Polri semakin jaya dan semakin dekat dengan masyarakat," tutur Ade.
Apresiasi serupa disampaikan Sutrisno yang mengaku senang atas perhatian yang diberikan kepada para sopir.
"Terima kasih kepada Bapak-bapak Polisi yang sudah memberikan sembako kepada kami para sopir. Semoga Polri semakin melayani masyarakat," kata Sutrisno.
Melalui program Gakkum Humanis, Korlantas Polri menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan edukasi, kolaborasi, dan pendekatan persuasif dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan. Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha angkutan, dan para pengemudi diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan penanganan kendaraan over dimensi dan over load demi keselamatan bersama.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya