Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Viral kabar melalui pesan WhatsApp, bakal ada angin utara menuju selatan, yang membawa wabah penyakit. Info ini sama sekali tidak benar, dan dipastikan hoaks.
Hal ini ditegaskan Plt Deputi Bidang Meteorologi, Herizal dalam keterangan yang disampaikan melalui situs resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kamis (9/4).
Baca juga : Senator Ini Minta Warga Patuhi PSBB
"Informasi yang menyatakan akan ada angin utara menuju selatan membawa wabah penyakit, dapat dipastikan bukan berasal dari BMKG. Isi informasi tersebut hoaks, dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," kata Herizal.

"Saat ini, sebagian besar wilayah Indonesia sedang berada pada peralihan musim hujan menuju musim kemarau. Sehingga, sirkulasi angin tidak lagi didominasi angin dari utara (dari Benua Asia). Bahkan, di beberapa wilayah di bagian selatan Indonesia, kini sudah mulai berhembus angin dari timur - selatan (dari Benua Australia)," lanjutnya.
Baca juga : Didominasi Lansia, Angka Kematian di Italia Bertambah 627 Dalam Sehari
Informasi terkini mengenai cuaca dapat diakses melalui situs https://www.bmkg.go.id, Instagram/Twitter/Facebook @infobmkg, atau dapat langsung menghubungi Kantor BMKG terdekat. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya