Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Edukasi Layanan Hukum, Ditjen AHU Gelar Festival Berdampak 2026 di Bandung
Minggu, 30 Agustus 2026 19:33 WIB
RM.id Rakyat Merdeka -
Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum memperluas edukasi publik mengenai administrasi hukum melalui penyelenggaraan Festival Layanan AHU Berdampak 2026 di Bandung, Jawa Barat, Minggu (30/8/2026). Memasuki hari kedua, ajang tersebut menghadirkan enam sesi talk show interaktif yang membedah isu jaminan fidusia atas kekayaan intelektual, legalitas Perseroan Terbatas (PT), layanan kenotariatan, status kewarganegaraan, hingga perlindungan aset oleh Balai Harta Peninggalan.
Baca juga : Soal Anak Penerima LPDP Di Inggris, Dirjen AHU: Secara Hukum Tetap WNI
Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya pengurusan legalitas badan usaha serta pemanfaatan layanan konsultasi hukum gratis di lokasi pameran. Langkah mendatangkan petugas langsung ke tengah publik ini dirancang untuk mendampingi warga yang membutuhkan kepastian hukum formal secara praktis dan transparan.
Direktur Jenderal AHU Widodo menyatakan bahwa kemudahan akses informasi merupakan faktor krusial dalam memperkuat efektivitas layanan publik berbasis digital. "Transformasi digital semakin bermakna jika masyarakat memahami layanan yang tersedia dan dapat menggunakannya sesuai kebutuhan. Kami ingin masyarakat datang membawa persoalan dan pulang dengan kepastian hukum," kata Widodo di Bandung, Minggu.
Baca juga : AIPKI Konsolidasi Tata Kelola Kolegium Pascaputusan MK
Pendekatan pelayanan inklusif ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar birokrasi pemerintahan hadir lebih dekat dan meruntuhkan sekat jarak dengan warga. Rangkaian festival yang turut diselingi hiburan media publik tersebut dijadwalkan berakhir pada Senin (31/8) dengan agenda utama penanganan keluhan hukum warga melalui program PASTI ADA SOLUSI Special Edition.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya