Dark/Light Mode

Erupsi Anak Krakatau: Bandara Radin Inten Lampung Ditutup hingga Pukul 10.00 WIB

Minggu, 6 September 2026 06:15 WIB
Bandara Radin Inten II Lampung (Foto: Ditjen Hubud Kemenhub)
Bandara Radin Inten II Lampung (Foto: Ditjen Hubud Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bandara Radin Inten II Lampung ditutup sementara pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.00 - 10.00 WIB, menyusul terdeteksinya indikasi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Penutupan ini merupakan perpanjangan dari Status Aerodrome Closed yang sebelumnya berlaku pada pukul 07.00-08.00 WIB. Penutupan awal ini membatalkan tiga penerbangan domestik dari dan menuju Jakarta. Yakni Garuda Indonesia GA-073 rute Lampung-Jakarta, Citilink Indonesia QG-904 rute Cengkareng-Lampung, dan Citilink Indonesia QG-905.

"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai, sebelum melakukan perjalanan. Untuk informasi kebandarudaraan, silakan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172," demikian pengumuman yang disampaikan Bandara Radin Inten II melalui akun Instagram resmi @lampung_airport, Minggu (6/9/2026).

Baca juga : Anak Krakatau Erupsi, Ini 5 Hal Penting Yang Wajib Diketahui

Tak hanya Bandara Radin Inten II, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, juga ditutup sementara pada pukul 01.30-05.30 WIB berdasarkan NOTAM A3341/26. Penutupan Bandara Soekarno-Hatta kemudian diperpanjang hingga pukul 09.30 WIB, menyusul meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada sebaran abu vulkanik di area bandara.

Berdasarkan data InJourney Airports, sebanyak 33 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak akibat kondisi tersebut. Pada rute internasional, terdapat 16 pembatalan, tujuh penundaan, dan lima penjadwalan kembali. Sementara itu, pada rute domestik terdapat empat pembatalan dan satu penerbangan yang dialihkan ke bandara lain.

Penanganan Penumpang Terdampak

Terkait penutupan sementara Bandara Radin Inten II dan Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengimbau calon penumpang untuk terus memperhatikan informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan dari masing-masing maskapai.

Baca juga : Daryono: Dentuman Bandung Bersumber Dari Erupsi Anak Krakatau, Ini Alasannya

Corporate Secretary Group Head InJourney Airports, Arie Ahsanurrohim mengatakan, pihaknya telah mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta.

"Dalam prosedur ini, penumpang terdampak mendapatkan layanan berupa penyediaan makanan dan minuman ringan, serta fasilitas bus menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan. Beberapa area khusus di terminal juga disiapkan bagi penumpang terdampak," jelas Arie.

Menurutnya, SRA juga akan dijalankan di bandara-bandara lain yang terdampak efek berantai dari penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.